Dispopar Kota Probolinggo Gelar Workshop Pembinaan Organisasi Kepemudaan

Amelia Subandi
Wednesday, 14 Oct 2026 18:28 WIB

ARAHAN: Kepala Dispopar Kota Probolinggo (tengah) menekankan bahwa organisasi kepemudaan harus punya peran dalam pembangunan daerahnya.
Perlu Kontribusi Aktif Pemuda dalam Pembangunan Daerah
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Undang organisasi kepemudaan, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo menggelar Workshop Pembinaan Organisasi Kepemudaan (OKP). Kegiatan ini digelar selama 2 hari, yakni Rabu dan Kamis (14-15/Oktober 2026) di Ruang Pertemuan Dispopar Kota Probolinggo.
Hari pertama pelaksanaan Workshop Pembinaan Organisasi Kepemudaan secara resmi dibuka oleh Kepala Dispopar Kota Probolinggo Muhammad Abbas dengan didampingi Kepala Bidang Kepemudaan Bayu Oktovian.
Pelaksanaan Workshop Pembinaan Organisasi Kepemudaan ini adalah serangkaian kegiatan terarah yang dilakukan oleh pemerintah, pimpinan organisasi, atau masyarakat untuk meningkatkan kapasitas, karakter, dan kinerja anggota melalui arahan, pelatihan, serta pengawasan
.png)
Workshop yang digelar selama 2 hari ini juga mendatangkan narasumber. Narasumber di hari pertama adalah Fikri Reksa Maulana. Pria yang berlatar belakang pengusaha, dan juga owner salah satu wedding organizer di Kota Probolinggo ini menularkan ilmu nya dalam merintis sebuah usaha mandiri.
Dalam sesi pertemuan tersebut, Fikri banyak memberikan motivasi kepada peserta, agar membuka peluang sebesar-besarnya untuk berani merintis usaha sejak dini.

“Pemuda bukan hanya penonton. Kita adalah pencipta peluang dan perubahan. Mulailah dari apa yang dipunya, kerjakan dengan sungguh-sungguh. Sebab, pengusaha hebat bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi untuk mereka yang mampu menciptakan kesempatan bagi orang lain,” ungkapnya saat penyampaian materi kepada peserta workshop.
.png)
PESERTA: Para peserta workshop mengundang perwakilan dari organisasi kepemudaan di Kota Probolinggo.
Sementara itu, Kepala Dispopar Kota Probolinggo Muhammad Abbas menyampaikan, bahwa kegiatan workshop ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya pemuda melalui penguatan kapasitas, wawasan, karakter serta semangat kepeloporan.
“Melalui workshop ini kami ingin meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pemuda tentang inovasi dan kepeloporan, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kreativitas, inovasi serta kepedulian sosial di kalangan pemuda,” ungkapnya.
Kepada semua peserta workshop, Kadispopar Abbas juga menghimbau agar pemuda dapat menjadi pelopor dan penggerak perubahan di lingkungannya masing-masing. Sehingga dengan digelarnya workshop selama 2 hari ini diharapkan mampu melahirkan calon-calon pemuda pelopor yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama Kota Probolinggo di tingkat regional maupun nasional.
“Suatu organisasi tentunya tidak bisa berjalan sendiri. Tentu butuh kolaborasi, sinergi, dengan berbagai pihak. Dalam hal membangun Kota Probolinggo kami harapkan, organisasi kepemudaan punya peran dalam gerakan perubahan,” terang Abbas. (*/mel/why)

Share to
 (lp).jpg)