Dispopar Kota Probolinggo Gelar Workshop Wirausaha Pemula bagi Pemuda (1)

Amelia Subandi
Amelia Subandi

Wednesday, 04 Feb 2026 19:42 WIB

Dispopar Kota Probolinggo Gelar Workshop Wirausaha Pemula bagi Pemuda (1)

Semangat para peserta saat mengikuti workshop wirausaha pemula bagi pemuda.

Memantik Lahirnya Entrepreneur Muda 

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dalam rangka menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan pemuda, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo menggelar workshop wirausaha pemula bagi pemuda. Mengambil   tema “Entrepreneur Muda, Masih Adakah?”, workshop digeber 2 hari (4-5/2/2026) di Aula Hayam Wuruk, kantor Bakesbangpol Kota Probolinggo.

Workshop ini mengundang 100 peserta dari kalangan pemuda dengan rentang umur 16 – 30 tahun.  Mereka berasal dari unsur kelurahan, kecamatan, Forum Pemuda Pelopor, Pemuda Pelopor, UMKM Usia Muda, dan organisasi kepemudaan lainny.

100 peserta dari pemuda diberikan bekal kewirausahaan selama 2 hari.

Workshop menghadirkan 4 narasumber profesional dari praktisi, akademisi, dan eksekutif. Di hari pertama, narasumber yang dihadirkan yaitu Rahmad Yogi, pemuda tani yang juga ketua Pusat Pelatihan Pertanian di Perdesaan Swadaya (P4S) Yoganik Paiton Probolinggo, dan Nico Sawiji selaku owner Poerwa Batik Probolinggo.

Asisten Pemerintahan Pemkot Probolinggo Budiono Wirawan membuka langsung acara tersebut. Budiono berpesan bahwa kegiatan ini mampu membentuk jiwa mandiri sebagai pemuda yang aktif dan produktif.

Melalui workshop ini, para pemuda diharapkan memiliki keterampilan kewirausaaan sehingga terbentuk jiwa kreatif dan pantang menyerah. Digelarnya workshop selama 2 hari, juga diharapkan dapat membentuk jiwa mandiri sebagai pemuda yang aktif dan produktif.

Narasumber Rachmad Yogi Samanta memberikan pengalamannya selama merintis wirausaha.

“Kita sadar, pemerintah tidak bisa memberikan atau menyediakan lapangan kerja. Setelah berakhirnya pelatihan ini selama dua hari, para peserta, khusunya pemuda, mendapatkan bekal dan bisa diimplementasikan di luar sana. Bahkan kalau bisa, merekrut pegawai dari sekitar untuk mengurangi angka pengangguran,” pesan Budiono Wirawan.

Sedangkan Kepala Dispopar Kota Probolinggo Muhammad Abbas menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan bagi pemuda yang memiliki minat berwirausaha untuk mengembangkan ide menjadi usaha kreatif dan inovatif.

“Selain itu, di workshop ini pemuda juga diberikan bekal pengetahuan dalam berwirausaha tentang pemanfaatan teknologi, entrepreneur mindset, strategi membangun bisnis, dan mengembangkan bisnis,” terangnya.

Di hari pertama workshop, peserta dibekali dengan materi pengembangan model bisnis bagi pemula oleh Rachmad Yogi Samanta. Pria yang mempunyai latar belakang sebagai petani sukses ini menceritakan pengalamannya selama di Jepang. Ia berpesan agar sebagai seorang wirausaha muda, harus mencoba segala peluang.

Nico Sawiji, owner Poerwa Batik bahwa sebagai entrepenuer harus mengupdate diri.

“Manfaatkan kesempatan sebaik mungkin. Jangan pernah malu berdiri di kaki kita sendiri. Orang sukses karena terlahir dari sebuah perjuangan,” terangnya.

Sementara itu, Nico Sawiji dalam paparannya banyak mengulas bagaimana membangun pola pokir wirausaha untuk masa depan. Dalam memulai sebagai wirausaha muda, menurutnya harus berani melihat peluang, siap menghadapi tantangan, dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Dunia kerja terus berubah. Lapangan kerja terbatas. Dibutuhkan individu kreatif dan mandiri dalam memulai bisnis,” ucap Nico. (*/mel/why)


Share to