Distribusi Terlambat Jadi Penyebab Minyakita Langka, Operasi Pasar Segera Digelar

Amal Taufik
Amal Taufik

Tuesday, 14 Apr 2026 16:21 WIB

Distribusi Terlambat Jadi Penyebab Minyakita Langka, Operasi Pasar Segera Digelar

CURAH: Pedagang di Pasuruan menuangkan minyak curah.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Warga Kota Pasuruan mengeluhkan sulitnya mendapat minyak goreng merek Minyakita di pasaran. Disperindag mengungkap salah satu penyebabnya keterlambatan distribusi.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pasuruan Mulyono menjelaskan bahwa pasokan Minyakita sempat tidak lancar karena adanya prioritas penyaluran dari pemerintah pusat. “Distribusi sempat terlambat karena Bulog mendapat penugasan untuk penyaluran bantuan pangan, termasuk beras dan minyak goreng,” ujarnya, Selasa (14/04/2026).

Dampaknya, stok Minyakita di pasar tradisional sempat kosong dalam beberapa waktu. Kondisi ini bahkan masih terasa hingga sekarang di sejumlah titik.

Di sisi lain, harga minyak goreng secara umum juga belum menunjukkan penurunan. Baik minyak curah maupun kemasan masih bertahan di level yang relatif tinggi. “Kalau dilihat di lapangan, harga minyak goreng saat ini memang masih cukup tinggi, baik yang curah maupun kemasan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Minyakita yang seharusnya dijual sesuai HET Rp 15.700 per liter, di pasaran justru tembus Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu per liter. Bahkan, tidak sedikit pedagang yang mengaku kehabisan stok sejak Lebaran.

Untuk merespons kondisi tersebut, Disperindag menyiapkan langkah intervensi. Salah satunya melalui operasi pasar yang akan digelar dalam waktu dekat. “Upaya yang kami lakukan adalah melalui operasi pasar bersama Bulog, supaya pasokan kembali normal dan harga bisa lebih terjangkau,” jelas Mulyono.

Langkah ini diharapkan bisa membantu masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan UMKM, yang sangat bergantung pada ketersediaan minyak goreng dengan harga stabil. (pik/why)


Share to