Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-10-11 14:29:45

Diteriaki Hendak Dibunuh, Pelaku Curanmor Menyerah dan Keluar dari Persembunyian

DITANGKAP WARGA: Pelaku dikerumuni warga saat diamankan di rumah Misnadi, yang tak jauh dari TKP (kiri). Sementara, seorang warga menunjukkan lokasi parkir motor milik korban yang hendak dicuri pelaku.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Seorang terduga pelaku percobaan pencurian sepeda motor, nyaris tewas di tangan warga. Beruntung terduga pelaku segera keluar dari tempat persembunyiannya, saat warga berteriak akan membunuhnya.

Ya, peristiwa itu terjadi di Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Senin (11/10/2021), sekira pukul 10.00 WIB. Terduga pelaku seorang pria yang belum diketahui identitasnya, namun disebut-sebut berasal dari Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga : Buru Pelaku, Warga Berhasil Selamatkan Sapi Curian

Sementara motor Yamaha Vixion yang hendak dicuri milik Noyo, warga Desa Laweyan.

Baca Juga : Dalam 2 Menit, Besi Selokan Seberat 6 Kg di SMK Sore Raib

Ceritanya, pagi itu, Noyo sedang menata rumput di sebelah selatan Kantor Kecamatan Sumberasih. Sementara motornya diparkir di dekat kantor tersebut.

Tak lama kemudian, Noyo mendengar suara dari arah motornya. La pun menoleh ke arah motornya. Ternyata, seorang pria yang tak lain pelaku, telah berdiri di samping motornya. Seketika, Noyo berteriak maling. Teriakan itu membuat pelaku langsung kabur ke arah timur.

Saksi mata, Misnadi, 50, mengatakan bahwa pelaku kabur ke area persawahan. Warga yang yang mendengar teriakan Noyo langsung memburu pelaku hingga ke tengah sawah. Sambil berlari, warga juga sesekali berteriak melontarkan ancaman akan membunuh pria tersebut. "Karena teriakan warga, pelaku langsung keluar," ujarnya.

Setelah pelaku keluar, Misnadi dibantu warga lainnya kemudian mengamankan pelaku ke rumahnya yang tak jauh dari sawah tersebut agar tidak dimassa.

Namun, warga memaksa masuk ke rumahnya dan menghajar pekaku. "Kini, pelaku dibawa ke Polresta Probolinggo," ujarnya. (ang/don)