Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-01 12:56:07

Diteriaki Maling, Pencuri Leluasa Gondol Sapi Warga

CURWAN: Babinkamtibmas Kelurahan Jrebeng Kulon Brigadir Pol J. Sirait, saat memeriksa kandang sapi milik Aziz Mat.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Satu ekor sapi milik Sulaiman, warga Kelurahan/Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, raib dicuri 3 orang pelaku yang membawa mobil. Sapi seharga Rp 15 juta itu hilang saat dititipkan di kandang milik kerabatnya, Aziz Mat Hari, 60, di Jalan Musi, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok.

Dari informasi yang dihimpun tadatodays.com, peristiwa tersebut terjadi saat keluarga Aziz hendak menunaikan ibadah salat subuh di musala terdekat, Kamis (1/4/2021) sekira pukul 04.30 WIB. Aziz mengatakan, saat itu menantunya yaitu Untung, 45, melihat ada mobil yang parkir di timur kandang.

Baca Juga : Pelaku Curanmor di Banyuwangi Dibekuk 8 Jam Setelah Beraksi

Tak lama kemudian Untung melihat ada 3 orang yang berjalan di lingkungan tersebut, dan 1 di antaranya membawa satu ekor sapi. Untung yang mulanya ingin mematikan lampu rumahnya langsung berteriak maling. Namun sayang, teriakan itu tak mampu mengundang warga untuk keluar rumah.

Baca Juga : Sapi Limusin Bunting Digondol Pakai Mobil

Kepada tadatodays Aziz menuturkan, 3 orang pelaku berhasil membawa satu ekor sapi milik Sulaiman ke arah timur Jl Musi. Saat ditelusuri di TKP, pelaku diketahui merusak pintu dan tali tampar sapi menggunakan pisau serta linggis. "Ini tali tampar diputus dan ada bekas potongannya," katanya. Beruntung, kambing yang juga ada di kendang tersebut tak sampai digondol oleh pelaku.

Pria yang dikenal sebagai peternak hewan ini menyampaikan, pelaku meninggalkan linggis di tempat kejadian. Sepertinya pelaku membawa linggis ini," ujarnya.

Sementara, Supaini, 30, anak Aziz mengatakan, saat itu ibunya, Ruhama, 55, tidak curiga dengan keberadaan mobil tersebut akan digunakan untuk mengangkut sapi. Sebab, mobil warna putih itu kondisinya bagus. Ia memperkirakan, jika dijual sapi yang dirawat oleh ayahnya itu seharga Rp 20 juta.

Pasca kejadian itu, Aziz langsung melaporkan ke Babinkamtibmas Jrebeng Kulon.

Sementara, Babinkamtibmas setempat, Brigadir Pol J. Sirait mengatakan, korban belum melaporkan kejadian kemalingan tu ke Polsek Wonoasih. Karena itu, pihaknya menyarankan korban untuk melanjutkan laporannya ke polsek agar dapat dilakukan penyelidikan. (ang/don)