Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-05-21 15:53:37

Diterjang Hujan, Atap Lapuk Kantor Desa Tambak Ukir Ambrol

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Terjangan hujan deras membuat atap kantor Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo ambrol. Peristiwa ini terjadi Sabtu (21/5/2022) sekitar pukul 08.00 WIB. Syukur saja tidak sampai ada korban jiwa, karena Sabtu memang kantor desa libur.

Kepala Desa Tambak Ukir Moh. Tarsan mengatakan, beberapa waktu lalu sebelum ada kejadian ini, dirinya mempunyai firasat tidak enak. Ia sudah khawatir atap kantor desanya akan ambruk, karena kayu penyangga atap sudah lapuk. Selain itu, kualitas kayu diduga memang tidak memenuhi standar.

Baca Juga : Tertimbun Tanah Longsor, Jalan Dusun Tambak Ukir Lumpuh

Dari firasat itu, Kades bersama perangkat desa berinisiatif memindah aset-aset kantor. Di antaranya ialah kursi, lemari, berkas dan komputer milik desa. Barang-barang itu dipindah untuk sementara ke rumah Kades Tarsan, sambil menunggu adanya renovasi lebih lanjut. “Alhamdulilah, sudah kami pindah dulu," ucapnya pada tadatodays.com.

Baca Juga : Tanggul di Kotaanyaar Jebol, Satu Rumah Terancam

Kades Tarsan menjelaskan, sepengetahuan dirinya, kantor desa itu dibangun pada 2017 lalu. Saat itu dirinya belum menjabat kepala desa. Seiring berjalannya waktu, kayu penyangga yang disebutkan menggunakan kayu sukun dan kayu jaran, mulai lapuk. "Ditambah hujan yang deras mulai kemarin hingga malam," jelasnya.

Kades Tarsan berharap, pemerintah diatasnya bisa memberikan support pembangunan atau renovasi kantor desa tersebut. Sehingga pelayanan bisa kembali dilakukan di kantor desa. Menurutnya, saat ini anggaran dana desa terpotong oleh bantuan BLT DD, yang pastinya tidak bisa digunakan untuk pembangunan.

Sementara, Kanit Binmas Polsek Kotaanyar Bripka Soewondo mengatakan, pihak TNI-Polri sudah melakukan pengecekan dan membantu bersih-bersih di kantor desa tersebut. Polsek juga akan segera berkoordinasi dengan polres dan pihak terkait atas peristiwa tersebut.

“Memang kalau musim hujan sepeti ini banyak terjadi bencana," katanya. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pemantauan agar nanti dapat segera bertindak kalau terjadi sesuatu. (zr/why)