Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-13 15:18:15

Divaksin saat Puasa, Efeknya Tambah Lapar

VAKSINASI: Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo Dewi Vironica, menyebut ada efek samping yang dirasakan sebagian orang setelah divaksin. Termasuk, bertambahnya rasa lapar terhadap mereka yang divaksin saat sedang puasa.

PROBOLINGGO, TADATODAYDS.COM - Vaksinasi untuk orang yang sedang  berpuasa selain dihalalkan oleh Majlis Ulama Indonesia (MUI), ternyata vaksin yang disuntikan pada orang yang lambung seseorang dalam keadaan kosong atau pada saat berpuasa tidaklah membahayakan. Hanya saja, efeknya bisa menambah rasa lapar.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Dr. Dewi Vironica. Ia menuturkan kalau penyuntikan vaksin sendiri tidak tergantung pada kondisi lambung dalam keadaan terisi atau tidak. 

Baca Juga : Ada Es Buah Bar-bar di Jember, Pembeli Ambil Sendiri dengan Harga Rp 5 Ribu

Hanya saja, sebelum penyuntikan dilakukan memang disarankan untuk makan terlebih dahulu. Karena saat posisi lambung dalam keadaan terisi makanan, maka dapat membuat tubuh seseorang lebih rileks. "Dan lebih tenang," katanya pada tadatodays.com, Selasa (13/4/2021)

Baca Juga : Banyuwangi kembali Masuk Zona Oranye Covid-19, Dinkes Khawatir

Vironica mengatakan, memang dalam praktiknya, tak sedikit orang yang setelah disuntik vaksin mengalami beberapa efek samping. Mulai dari ngantuk yang luar biasa, perut terasa lapar, sehingga ingin segera makan.

Jadi ketika disuntik vaksin pada saat berpuasa itu tidak masalah, hanya saja efek samping lapar ini yang perlu diwaspadai. Jika orangnya kuat menahan lapar, maka puasanya tetap akan berlanjut hingga terbenamnya matahari. Namun jika orang tersebut tidak kuat, maka bukan tidak mungkin akan membatalkan puasanya dengan cara makan. "Beberapa orang banyak begitu," ujar Vironica.

Diketahui, hingga saat ini penyuntikan vaksin tahap dua sudah lebih dari 70 persen. (zr/don)