Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-01 11:00:45

Dua Bulan, 48 Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Kabupaten Probolinggo

BENCANA: Tanah Longsor merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang terjadi di Kabupaten Probolinggo. Dalam dua bulan terkhir, total bencana di Kabupaten Probolinggo sebanyak 48 kejadian.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Bencana hidrometeorologi di Kabupaten Probolinggo terbilang cukup tinggi. Dari data BPBD setempat, terhitung sejak Januari sampai 21 Februari 2022, sebanyak 48 bencana terjadi dan penyebabnya didominasi oleh cuaca ekstrem.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, Sugeng Suprisayoga mengatakan dari 48 bencana tersebut, 23 di antaranya adalah angin kencang yang melanda beberapa wilayah. Meliputi, wilayah Kecamatan Banyuanyar, Besuk, Pakuniran, Kotaanyar, Dringu dan Tongas.

Baca Juga : Warung di Tiris Rusak Terkena Longsoran

Kemudian, 12 bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Tongas, dan Dringu, 11 bencana tanah longsor  di Kecamatan Tiris, Sukapura dan Kecamatan Pakuniran. Serta, 2 bencana lainnya merupakan kecelakaan air yang terjadi di Kecamatan Kraksaan dan Kecamatan Pakuniran. "Wilayah yang terdampak tersebut menjadi atensi kami," tuturnya, Minggu (27/2/2022).

Akibat dari bencana itu, setidaknya ada 1.754 rumah tergenang banjir. Lalu, sebanyak 324 rumah rusak ringan, 9 rumah rusak sedang, dan 6 rumah rusak berat akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi selama hampir dua bulan ini.

Berikutnya, jembatan dan akses jalan alternatif lainnya juga mengalami kerusakan. Termasuk kerusakan pada fasilitas umum seperti tempat ibadah dan tempat pendidikan. Sementara untuk korban meninggal sebanyak satu orang, dan 6 lainnya mengalami luka ringan. (zr/don)