Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-07 14:20:18

Dua Geng Motor Bentrok, 2 Orang Alami Luka Bacok

KENAKALAN REMAJA: TKP bentrokan dua kelompok pemuda bermotor di Jalan Raya Dringu, tepatnya di barat waralaba

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Bentrokan antar dua geng motor terjadi di Jalan Raya Pantura, masuk Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, tepatnya di dekat waralaba, Minggu (07/2/2021) sekira pukul 02.00 WIB. Akibatnya, 2 orang mengalami luka bacok.

2 orang yang mengalami luka bacok itu adalah Moch Idrus, 19, dan Alvin Irsad Erik, 20, keduanya warga Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Kedua pemuda tersebut diketahui masih bertetangga, dan dirawat di RS Wonolangan Dringu pasca kejadian.

Baca Juga : Hasil Tes Kejiwaan Pembacok Ipar Belum Kelar, Keluarga Belum Berikan Keterangan

Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Rizky Santoso, membenarkan telah terjadi kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda.

Baca Juga : Pelaku Pembacokan Ipar di Probolinggo akan Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Lawang

Rizki menjelaskan  kejadian itu  ermula saat korban bersama 6 orang temannya hendak pulang dari Kota Probolinggo menuju rumah masing-masing di Desa Banyuanyar Lor.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), ada sekelompok pemuda bermotor lainnya mendahului kelompok korban sambil mbleyer motor. Tak cukup disitu, kelompok pemuda yang tak diketahui identitasnya itu tiba-tiba berhenti mendadak. Tak ayal, teman korban yang berboncengan pun terjatuh.

Melihat korban terjatuh dari motor, salah satu pemuda yang membleyer itu menghampiri korban dengan menenteng celurit. "Membacok korban. Pelaku langsung meninggalkan TKP," ungkap Rizki saat dihubungi via telepon.

Atas kejadian tersebut, Moch Idrus mengalami luka bacok di punggung sebelah kanan.  Sedangkan Alvin mengalami luka bacok pada pinggang sebelah kanan.

Hingga saat ini, Rizky bersama anggotanya masih mendalami kasus tersebut. Ia menduga, peristiwa itu terjadi karena salah paham antar Kelompok motor. "Atau dendam pribadi," katanya. (ang/don)