Dua Jasad Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Saat Evakuasi Bangkai Kapal

Mohamad Abdul Aziz
Mohamad Abdul Aziz

Monday, 02 Feb 2026 20:33 WIB

Dua Jasad Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Saat Evakuasi Bangkai Kapal

EVAKUASI: Proses evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali pada 2 Juli 2025 lalu, dievakuasi. Di tengah proses evakuasi ini telah ditemukan dua jasad yang diduga merupakan korban tenggelamnya kapal tersebut.

Jasad terbaru ditemukan pada Minggu (1/2/2026) saat operasi pengangkatan bangkai kapal berlangsung. Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo mengatakan jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan di perairan Selat Bali. “Lokasi penemuan berada di sisi utara Pelabuhan LCM Gilimanuk, sekitar 300 meter dari pelabuhan atau sekitar 20 meter dari lampu suar merah–kuning,” ujar Yuli, Senin (2/2/2026).

Setelah menerima laporan, pihak TNI AL berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi. Jenazah kemudian dievakuasi oleh Satpolair Polres Banyuwangi dengan pemantauan melalui jalur darat.

Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, menyampaikan bahwa jenazah saat ini berada di RSUD Negara. Ia menambahkan, jenazah kedua ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah pertama dan kondisinya belum dapat diidentifikasi secara pasti. “Saat ini kami masih menunggu keterangan resmi dari rumah sakit,” ujar Wahyudi.

Pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan temuan jasad lainnya selama proses pengangkatan bangkai kapal yang diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan.

Sebelumnya, satu jenazah telah berhasil diidentifikasi sebagai anak buah kapal (ABK) KMP Tunu Pratama Jaya bernama I Wayan Teja Setiawan. Identifikasi dilakukan melalui kartu identitas dan ponsel yang ditemukan melekat pada tubuh korban.

Jenazah ditemukan mengambang saat kapal diangkat menggunakan tongkang bercakar Pioner 88, kemudian dibawa ke RSUD Blambangan sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (azi/why)


Share to