Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-18 17:25:53

Dua Kali Gagal Nyalon Kades, Pria asal Karanganyar Ditemukan Meninggal Gantung Diri

MENINGGAL: Petugas Polsek Bantaran mendapati kondisi tubuh Amar menggantung di dapur rumahnya, Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Jumat (18/3/2022) siang. Karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, jenazah pria yang dua kali gagal nyalon kades itupun langsung dimakamkan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Seorang mantan calon kepala desa (cakades) di Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya pada Jumat (18/3/2022) siang. Cakades tersebut adalah Amar, 50. Sebelumnya, ia telah dua kali gagal mencalonkan diri sebagai kepala desa setempat.

Informasi yang berhasil dihimpun, Amar sebelumnya maju sebagai cakades pada 2017, namun gagal terpilih. Kemudian pada Pilkades 17 Februari 2022 lalu, ia kembali mencalonkan dengan nomor urut 3. Lagi-lagi, Amar kalah setelah hanya mendapatkan 99 suara. Sementara cakades terpilih nomor urut 1 yaitu Sudi, meraih 1.594 suara. Sedangkan cakades Jaka Maradian nomor urut 2 meraih 538 suara.

Baca Juga : Tragis, Pemuda Banyuwangi Akhiri Hidup dengan Benturkan Kepalanya ke Mesin Pemotong Kayu

Kapolsek Bantaran, AKP Sugeng Harianto mengatakan bahwa Amar tidak pernah mengeluh karena kalah saat Pilkades. Keterangan itu ia dapat dari hasil keterangan keluarga almarhum.

Baca Juga : Seorang Pemuda di Wonomerto Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dapur Rumah

Sugeng juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Bantaran untuk dilakukan pemeriksaan luar. "Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," terangnya.

Mantan Kapolsek Pajarakan itu melanjutkan, dari peristiwa itu pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. Penolakan itu juga dituangkan dalam surat pernyataan yang sudah ditandatangani oleh keluarga korban. "Keluarga menganggap semua musibah," katanya.

Dengan begitu, jenazah mantan cakades Amar langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat. (zr/don)