Usman Afandi


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-28 08:10:48

Ekonomi Mandek Akibat Pandemi, Puluhan Pemuda di Banyuwangi Diberi Pelatihan Sablon

AKTIF: Puluhan anak muda do Desa Wringinpitu mendapat pelatihan sablon. Harapannya, mereka bisa menciptakan lapangan kerja di tengah himpitan ekonomi akibat pandemi covid-19.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Puluhan pemuda di Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, mendapat pelatihan sablon. Kegiatan itu dilakukan sebagai akibat dari dampak pandemi covid-19.

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 25 orang yang selama ini memang belum mendapatkan pekerjaan. Termasuk mereka yang sebelumnya bekerja, namun diberhentikan gara-gara pandemi.

Baca Juga : Vaksin Sinovac untuk Jember Datang Hari Ini

“Ada sekitar 25 orang yang mengikuti pelatihan sablon ini, mereka semua berasal dari pemuda-pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna desa, ” ujar Habib Mustofa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat pada tadatodays.com, Minggu (27/12/2020).

Baca Juga : Terima Vaksin Sinovac, Vaksinasi di Probolinggo Dimulai 27 Januari

Pandemi covid-19 menurut Mustofa, memang sangat berdampak pada aktivitas ekonomi di desa tersebut. Dengan pelatihan sablon ini, diharapkan mampu membuka peluang usaha baru. Kususnya bagi pemuda yang belum mempunyai pekerjaan. 

Dikatakan Habib, pasca pelatihan ini akan dilakukan monitoring pada peserta, sebagai tindak lanjut dari pelatihan sablon tersebut. “Tentu ada tindaklanjutnya. Jika desa ada pengadaan seragam, ataupun pengadaan-pengadaan lainnya, mereka bisa dimaksimalkan untuk membantu,” jelasnya.

Sementara itu, Puji Siswoyo narasumber pelatihan tersebut mengatakan, peserta tak hanya mendapat materi teori. Namun juga praktek. “Tadi saya isi teori hingga praktek. Supaya mereka benar-benar menguasai teknik menyablon dengan baik dan benar,” kata pria yang juga ketua Ranting NU setempat.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Ahmad Zaki mengungkapkan, ia sangat bersukur lantaran pihak desa menggelar pelatihan tersebut. Ia berharap, dengan pelatihan ini bisa mempunyai usaha sendiri.

“Sangat bermanfaat sekali pelatihan ini. Mudah-mudahan pelatihan ini dapat membantu meningkatkan produktivitas kami di tengah pandemi covid-19,” pungkasnya. (usm/sp)