Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-10-13 16:37:23

Empat Saksi Korban Dimintai Keterangan Kasus Dugaan Pemotongan Dana PKH

LIDIK: Sejumlah pihak yang dipanggil tengah berada di depan ruangan Unit Tipikor Satreskrim Polres Probolinggo, Rabu (13/10). Mereka yang merupakan saksi korban, dimintai keterangan terkait kasus dugaan pemotongan dana PKH.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polres Probolinggo telah memanggil dan meminta keterangan terhadap saksi korban, dalam kasus dugaan pemotongan dana bantuan Progam Keluarga Harapan (PKH). Sebelumnya, kasus tersebut diadukan oleh enam orang warga Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan oleh Paur Humas pada Polres Probolinggo, Bripka Mukhtar Yuliharto. Saat dikonfirmasi Mukhtar mengatakan, ada empat orang saksi korban yang diperiksa pada Rabu (13/10/2021).

Baca Juga : Dituding Sunat Anggaran RTLH, Eks Kades Sentong Polisikan Akun YouTube TKT News

Namun Mukhtar tidak memberikan keterangan mengenai siapa saja yang dipanggil. Ia hanya memastikan kalau 4 orang tersebut merupakan gabungan dari enam orang yang mengadu perihal dugaan penyunatan dana PKH itu. "Nama-nama dirahasiakan," katanya pada tadatodays.com.

Baca Juga : Bantuan PKH Diduga Disunat, 6 Warga Desa Randuputih Probolinggo Lapor Polisi

Ia meminta doa dan dukungan kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo, agar Polres Probolinggo dapat optimal untuk menumpas segala bentuk tindak pidana yang ada di Probolinggo, khususnya pada tindak pidana korupsi. "Nanti perkembangannya akan kami sampaikan," ujarnya melalui panggilan seluler.

Seperti diberitakan sebelumnya, enam orang  warga Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo mendatangi Mapolres Probolinggo, Kamis (7/10) lalu. Mereka datang untuk mengadukan soal dana bantuan PKH yang diterimanya diduga telah dipotong  oleh anggota kelompoknya.

Enam orang tersebut, yakni Husnawiyah, Sumina, Sulisiana, Suliati, Misnaya dan Tumrah Kusuma Wati. (zr/don)