Amelia Subandi


Wartawan Tadatodays.com | 2022-08-28 18:22:21

Gelar Lomba Memasak Kreasi Kratok Khas Kota Probolinggo

MEMASAK: Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin ikut memasak menu khas Kota Probolinggo di tengah gelaran lomba kreasi olahan berbahan dasar keratok, Minggu (28/8/2022) di alun-alun Kota Probolinggo. (foto: jhon welly/diskominfo)

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin ternyata juga mahir memasak. Hal itu dibuktikan saat menghadiri Lomba Memasak Gelaran Hari Jadi Kota Probolinggo (Hadipro) ke-663, Minggu (28/8/2022) pagi di Alun-Alun Kota Probolinggo. Bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo Aminah Hadi Zainal Abidin, Wali Kota memasak soto ikan asap khas pendalungan.

Mengenakan celemek, Wali Kota Hadi bekerjasama dengan sang istri memasak. Mereka terlihat kompak bekerjasama. Satu persatu bahan masakan dimasukkan ke dalam teflon berisi olahan soto ikan asap khas pendalungan.

Baca Juga : Fraksi PKS-Demokrat: Museum Rasulullah Seharusnya Tidak Dijadikan Objek Wisata

Dalam acara tersebut, para ibu dari tim Pokja PKK Kota Probolinggo turut serta berlomba memasak. Para ibu tersebut memasak kreasi olahan berbahan dasar keratok.

Baca Juga : Soal Museum Rasulullah, Wali Kota: Saya Tutup Sejak 4 September

Melalui lomba ini, Pemerintah Kota Probolinggo ingin mengenalkan produk lokal khas Kota Probolinggo, yaitu keratok. Lomba ini diikuti 30 kelompok peserta. Masing-masing kelompok terdiri atas 3 orang dari tim Pokja PKK masing-masing kelurahan.

KERATOK: Ketua TP PKK Kota Probolinggo Aminah Hadi Zainal Abidin memantau kesibukan para peserta lomba memasak kreasi olahan berbahan dasar keratok. Lomba ini dilangsungkan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-663. (foto: jhon welly/diskominfo)

Di sela-sela lomba memasak, Ketua TP PKK Kota Probolinggo Aminah Hadi Zainal Abidin meninjau langsung kesibukan para peserta. Aminah terkesan dengan kreasi olahan dari para peserta. Terutama karena keratok ternyata bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan.

"Memasak olahan berbahan dasar keratok menjadi ajang bagi para peserta mengasah kemampuan mengkreasikan masakan menjadi lebih enak. Saya berharap, kuliner Kota Probolinggo bisa semakin dikenal, juga mendatangkan kesejahteraan masyarakat," kata Aminah.

Aminah juga mengimbau agar masyarakat Kota Probolinggo turut membantu Pemerintah Kota Probolinggo dalam mengenalkan produk lokal Kota Mangga ini. "Ya untuk umik-umik di Kota Probolinggo, jangan lupa bela dan beli produk lokal khas Kota Probolinggo. Jika tidak bisa datang langsung, bisa melalui aplikasi ‘Umik hebat’," tambah Aminah Hadi Zainal Abidin.

Sementara, Chef Sarwan yang menjadi juri dalam lomba memasak ini mengaku sangat penasaran dengan kuliner khas Kota Probolinggo berupa keratok. Pihaknya nanti akan memilih peserta yang unik dalam mengkreasikan keratok.

DIVERSIFIKASI: Kratok khas Kota Probolinggo dikreasikan menjadi berbagai jenis menu olahan oleh ibu-ibu PKK. (foto: jhon welly/diskominfo)

Chef jebolan ajang reality show Master Chef Indonesia ini juga sangat terkesan dengan kuliner Kota Probolinggo. Seperti halnya keratok, selain dibuat ketan, keratok ternyata juga bisa dibuat kreasi aneka makanan lezat.

"Iya keratok ini kan dari kacang-kacangan ya. Apalagi di Kota Probolinggo terkenal dengan Ketan Keratoknya, nah nanti saya akan memilih makanan yang enak dan unik. Ibu - ibu harus kreatif ya, biar bisa juara," Kata chef Sarwan.

Dari pantauan tadatodays.com, banyak lahir kreasi menu olahan keratok dalam lomba ini. Seperti yang dibuat oleh kelompok ibu-ibu PKK dari Sumberwetan ini. Keratok dijadikan menu makanan modern seperti bakpia rainbow keratok. Adalah Halimatus Maulidiyah, tokoh yang memiliki resep Bakpia Rainbow Keratok.

"Keratok ini kan kayak kacang-kacangan, jadi mudah diolah apa saja. Kami membuat bakpia rainbow keratok, agar ada variasi bakpia yang biasanya isinya kacang hijau," kata Maulidiyah.

Pemkot Probolinggo saat ini tengah berupaya melestarikan berbagai macam produk lokal. Hal ini dikarenakan banyaknya produk makanan fast food yang membuat makanan tradisional dan lokal tersisih, bahkan terancam punah.

Menjaga kelestarian makanan tradisional di tengah gempuran makanan asing sangat penting  dilakukan. Salah satu wujud upaya untuk melestarikan makanan tradisional dan lokal ialah dengan memperkenalkannya dalam berbagai kegiatan. (*/mel/why/adv)