Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-10 16:59:05

Gempa Terasa Hingga Probolinggo, Pengunjung Pusat Perbelanjaan Berhamburan

PANIK: Pengunjung KDS berhamburan keluar gedung begitu merasakan goncangan akibat gempa. Meski pusat gempa berada di Kabupaten Malang, namun terasa hingga Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Gempa di Kabupaten Malang yang terjadi Sabtu, (10/4/2021) sekira pukul 14.10 WIB, juga terasa hingga Probolinggo. Bahkan, akibat gempa tersebut, sejumlah pengunjung pusat perbelanjaan di Karunia Damai Sejahtera (KDS) berhamburan keluar gedung.

Hal itu terlihat dalam sebuah video yang diambil salah satu pengunjung. Video itu pun tersebar melalui WhatsApp grup. Sekuriti yang berjaga tampak mengatur pengunjung yang panik dan berdesakan keluar karena khawatir akan gempa tersebut.

Baca Juga : Terpilih Aklamasi sebagai Ketua KONI Kota Probolinggo, Rahardian Juniardi Targetkan Seribu Atlet Berprestasi

Kekhawatiran serupa juga dirasakan karyawan Yamaha Surya Inti Putra (SIP) Pahlawan Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran. Supriyadi, manajer Yamaha SIP mengatakan, ia dan karyawannya merasakan betul goncangan tersebut.

Baca Juga : DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo Bagikan Santunan kepada 600 Warga

 “Ada  yang bilang gempa, kok lama-lama goncangannya semakin besar. Perkiraan 3-5 menitan, Akhirnya saya menyuruh karyawan untuk keluar dari kantor,” katanya. Beruntung, tak ada fasilitas yang rusak akibat goncangan tersebut.

Informasi yang dihimpun dari laman BMKG, gempa terjadi 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang. Kekuatan gempa atau magnitudonya 6,7 skala richter, yang berada di kedalaman 25 kilometer di bawah permukaan laut.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito mengatakan, untuk memastikan gempa tersebut, pihaknya menunggu data yang telah dilaporkan dari 38 posko yang terkena goncangannya ke Jakarta.

 “Kalau melihat dari titik pusatnya itu, sangat jauh dari Kota Probolinggo. Yang paling terasa di sekitar Kota/Kabupaten Malang, Lumajang, Tulungagung, itu di atas sekitar 16 detik,” katanya. Ia mengimbau warga tetap waspada dan berharap tak terjadi gempa susulan. (ang/sp)