Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2022-06-29 16:41:31

Genjot Vaksinasi Booster, Puskesmas Gending Gandeng BIN Daerah Jawa Timur

LINTAS SEKTOR: Percepatan vaksinasi dilakukan Puskesmas Gending dengan melibatkan banyak pihak. Mulai Forkopimka, pemuka agama, hingga tokoh masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mengubah pola pikir msyarakat trkait pentingny vaksin. Insert: Kepala Puskesmas Gending dr. Pungki Ariyanti.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Puskesmas Gending, Kabupaten Probolinggo terus melakukan upaya percepatan vaksinasi, utamanya vaksinasi dosis ketiga atau booster. Upaya trsebut salah satunya dilakukan bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur.

“BIN membantu kami mencari sasaran vaksin booster sebagai upaya percepatan. Mereka bekerjasama dengan kami, karena data yang kita punya dapat dipertanggungjawabkan. Jumah data di lapangan per RT dan per dusun, itu sama dengan jumlah di dashboard. Kami punya tim entry data yang baik,” terang Kepala Tata Usaha Puskesmas Gending, Sugeng Purnomo, S.Kep.,Ns.

Baca Juga : Mantan Kepala dan Kabid di BPBD Jember Tersangka Pemotongan Honor Pemakaman Pasien Covid-19

Adapun capaian vaksin booster di Puskesmas Gending hingga Selasa (28/6/2022) sebanyak 2.353 orang atau 7,4 persen. Mereka yang rampung divaksin booster dilatarbelakangi kesadaran diri, syarat untuk bekerja, dan syarat perjalanan. Sedangkan ketersediaan vaksin di puskesmas setempat masih tercukupi. Yakni, vaksin Astrazeneca dan Pfizer.

Baca Juga : Universitas Panca Marga Terjunkan 442 Mahasiswa dalam Program KKN; Survei Langsung ke Masyarakat, Baru Laksanakan Program

TETAP FOKUS: Petugas vaksinasi Puskesmas Gending saat menyuntikkan vaksin ke salah seorang warga. Dengan terus meningkatnya cakupan vaksinasi, maka kekebalan tubuh masyarakat semakin kuat.

Selain menggandeng BIN Daerah Jawa Timur, Puskesmas Gending dalam pelaksanaan vaksinasi booster melakukan koordinasi degan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimka) atau  lintas sektor. Selain itu sosialisasi digalakkan kepada aparatur desa dan kader, serta tokoh agama tentang fungsi dan manfaat vaksin booster.

Sementara kampanye vaksin booster juga dilakukan melalui pemasangan banner dan leafleat di titik tempat-tempat umum. Seperti di pasar dan perkantoran. Harapannya dengan gencar dilakukan sosialisasi, masyarakat akan mengetahui manfaat vaksin booster. Karena perlindungan dari virus iu meliputi perlindungan ring 1, ring 2, dan ring 3.

“Dengan booster, akan lebih kuat melawan virus, apalagi covid-19 statusnya masih pandemic belum turun status menjadi endemi. Yang penting jaga protokol kesehatan dan vaksin booser,” tegasnya.

MITRA STRATEGIS: Kerjasama dengan BIN Daerah Jatim juga dilakukan Puskesmas gending untuk optimalisasi vaksinasi. BIN membantu memperluas pendataan warga yang belum divaksin.

Pria yang akrab disapa Sugeng ini, juga menambahkan bahwa pelayanan vaksinasi dibuka di unit-unit jejaring Puskesmas Gending. Seperti puskesmas pembantu (Pustu), pondok bersalin desa (polindes), pos kesehatan desa (poskesdes), dan posyandu.

“Setiap ada kegiatan di desa, petugas tenaga kesehatan membawa vaksin. Capaian dosis 1 dan dosis 2 mancapai 97 persen, kita mengejar capaian dosis ketiga. Kami rasa masyarakat semakin paham dan tumbuh kesadarannya, sehingga saat ini masyarakatlah yang mencari vaksi di pelayanan puskesmas,” ujarnya.

Pria berkacamata ini mengimbau masyarakat di wilayah Kecamatan Gending, agar segera vaksin booster sebagai perlindungan. Ia berharap pandemi covid-19 dapat berakhir dengan masyarakat melakukan vaksin booster dan taat protokol kesehatan. Sehingga kehidupan masarakat kembali normal, perekonomian pulih, dan pendidikan normal lagi. “Karena tiga sektor itu saling mempengaruhi. Apalagi PPKM sudah dihapus,” harapnya. (*/hla/sp)