Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-04 16:02:42

Genjot Vaksinasi saat Ramadan, Bupati Ipuk Kunjungi Daerah Cakupan Rendah

TERJUN LANGSUNG: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berkunjung ke daerah dengan cakupan vaksinasi rendah. Hal itu dilakukan agar daerah dengan persentase vaksinasi rendah bisa ditingkatkan.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Pemkab Banyuwangi terus mengoptimalkan vaksinasi. Tidak terkecuali saat Bulan Ramadan. Bahkan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengunjungi daerah dengan presentase vaksinasi rendah dengan maksud memotivasi warga untuk bersedia divaksin.

“Kami sengaja berkunjung ke daerah dengan tingkat vaksinasi paling rendah di Banyuwangi. Kami ingin bertemu langsung dengan masyarakat dan memacu mereka untuk melakukan vaksin,” kata Ipuk, saat ditemui di Masjid Baiturrahmah, Desa Alasbulu, Kecamatan Wongsorejo, Senin (4/4/2022).

Baca Juga : Siapkan Bazar UMKM Ramaikan WSL Banyuwangi

Ipuk memaparkan bahwa vaksinasi covid-19 merupakan elemen penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan capaian vaksinasi yang signifikan akan berpengaruh pada herd immunity masyarakat.

Baca Juga : “Bibibi”, Tradisi Berbagi di Hari Ke-27 Ramadan di Probolinggo

“Jika sudah vaksin semua, Insyaallah beribadah dengan tenang dan berlebaran dengan nyaman. Tidak perlu dihantui lagi dengan covid-19. Cukup dengan tetap disiplin prokes, seperti bermasker,” terangnya. Apalagi, vaksin menjadi salah satu persyaratan mudik. Jika sudah vaksin booster, bepergian tak lagi menyertakan PCR atau Antigen negatif.

Tak hanya berisi imbauan, dalam silaturahminya tersebut, juga diterjunkan tenaga kesehatan yang siap untuk melakukan vaksinasi. Setiap pengunjung yang belum vaksin pertama, kedua ataupun boster, bisa langsung disuntik di tempat itu. "Berdasarkan fatwa MUI, vaksin tidak membatalkan puasa," ungkap Ipuk.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menyebutkan pencapaian vaksin dosis pertama di Banyuwangi sudah mencapai 93 persen dan 74,87 persen untuk dosis kedua. Sedangkan dosis ketiganya baru mencapai 9,9 persen.

Kunjungan Bupati Ipuk di Wongsorejo tersebut, lanjut Amir, merupakan bagian dari klaster daerah yang masih rendah vaksinnya. Di Kecamatan Wongsorejo sendiri, untuk vaksin dosis pertama baru mencapai 76,62 persen, sedangkan dosis kedua baru 51,23 persen. "Oleh sebab itu, daerah ini menjadi prioritas kami," ujar Amir.

Dalam silaturahmi tersebut, dihadiri oleh sejumlah elemen masyarakat Alasbuluh. Baik tokoh agama, tokoh perempuan hingga perwakilan pemuda. Selain di Alasbuluh sendiri, silaturahmi bupati juga dilaksanakan di Desa Wongsorejo sembari taraweh bersama.

KH. Hayatul Ikhsan, Pengasuh PP. Miftahul Ulum, Bengkak Wongsorejo yang turut mendampingi, juga menganjurkan untuk melakukan vaksin. "Mari kita patuhi bersama ikhtiar pemerintah. Melakukan vaksin sama halnya dengan hifdzul nafs. Menjaga diri kita. Ini sesuai dengan ajaran Islam," terangnya. (*/mus/sp)