Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-05-04 19:27:11

Gerakkan Geliat UMKM di Tengah Pandemi, Jember Sae Gelar Pasar Virtual

TEKNOLOGI: Jember Sae merupakan salah satu even yang digagas Pemkab Jember. Salah satu kegiatannya yakni Pasar Virtual yang digagas Polres Jember dan Unej.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Upaya menggerakan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 terus dilakukan oleh berbagai pihak. Di Kabupaten Jember, upaya itu dilakukan dengan menggelar pasar virtual UMKM lokal.

Pasar virtual itu dalam rangka menggerakan ekonomi Usaha mikro kecil menengah (UMKM), serta upaya mencegah kerumuman belanja jelang Lebaran. Inovasi itu digagas Polres Jember bekerjasama dengan Universitas Jember (Unej).

Baca Juga : Pemkab Jember Alokasikan Rp 150 Miliar untuk Bantuan Uang Tunai dan Sembako

Sejumlah produk UMKM asli Jember seperti, jajanan lebaran, sembako, dan produk konveksi dijajakan dalam pasar virtual tersebut. Pasar virtual sendiri merupakan bagian dari program Jember Sae.

Baca Juga : Sempat Kehabisan, Pemkab Jember Akhirnya Terima 26 Ribu Dosis Vaksin

Pasar virtual digelar selama 2 hari, mulai Senin (4/5) hingga Selasa (5/5). Kegiatan itu bisa diakses oleh seluruh masyarakat Jember maupun luar Jember melalui sambungan chanel youtube Jembersae dan platfrom media sosial lainya. Seperti facebook dan instagram dengan alamat yang sama.

Menariknya, setiap produk yang ditawarkan telah diberi kode khusus. Kode-kode itu, tertera dilayar video. Kemudian masyarakat yang ingin membeli juga bisa langsung pesan melalui chat whatsapp. Caranya sangat mudah. Yakni pembeli memesan produk dengan mengirimkan kode produk kenomor whatsap yang tertera dilayar.

Pembeli boleh memilih mengambil produk sendiri ke studio pasar virtual berada gedung bayangkara yang terletak Jl. PB Sudirman, Lingkungan Kp. Using, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan.Patrang atau diantarkan oleh pemilik UMKM kerumah pembeli.

Setiap produk dijelaskan secara detail oleh pembawa acara sehingga pembeli bisa menilai sendiri produk yang ditawarkan tersebut.

Didik Suharjadi, selaku panitia Jember Sae saat dikonfirmasi di ruang bazar mengatakan, gelaran Jember Sae sebetulnya bukan dalam bentuk bazar virtual saja. Tetapi sebelumnya, Jembersae telah menggelar event lain. 

Seperti, lomba Jurnalistik, lomba status media sosial, serta penghargaan terhadap tokoh lokal diberbagai bidang.

Barulah kemudian dengan melihat kondisi pandemi, dimana aktivitas pedagang dan pembeli dibatasi gelaran Jembersae menggelar Bazar virtual tujuannya sederhana UMKM lokal tetap bertahan dan agar produk lokal Jember lebih dikenal lebih luas.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan, Jember Sae yang diinisiasi Polres Jember dengan Unej memiliki 3 misi utama. Pertama, mendorong masyarakat Jember, cermat dalam membaca peluang potensi lokal. "Potensi apapun yang ada disekitar kita harus bisa kita manfaatkan," katanya.

Kedua, kata dia, dengan berkembangnya media informasi dan digitalisasi diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan media untuk memasarkan produk-produknya.

"Agar semua yang diluar Jember sampai internasional tahu produk UMKM Jember," ujarnya.

Kemudian yang terahir, Jember sae digelar untuk menyadarkan masyarakat untuk bangga dengan produk lokal.

Terpisah, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin menuturkan, di masa pandemi covid-19 seperti ini adalah hal yang tidak memungkinkan untuk digelar bazar secara fisik, disisi lain kelompok UMKM menginginkan produk mereka bisa terpasarkan dengan baik.

Pasar virtual Jember Sae itu, diharapkan bisa menjadi terobosan untuk menjawab persoalan tersebut. "Sehingga terjadi peningkatan penjualan yang signifikan," katanya. (as/don)