Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-08-04 20:20:42

Gerebek Warung Esek-Esek, Temukan 2 PSK dan 1 Pelanggan Terindikasi HIV

DIJARING: Sejumlah PSK yang dijaring Satpol PP Kabupaten Probolinggo dari warung esek-esek di Wonomerto dan Lumbang.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Satpol PP Kabupaten Probolinggo menggerebek warung esek-esek, pada Kamis (4/8/2022). Dari penggerebekan itu, Satpol PP mengamankan 6 orang Pekerja Seks Komersial (PSK), 1 orang mucikari, dan 1 orang pria hidung belang.

Delapan orang itu diamankan di warung milik Bu Ketel di Kecamatan Wonomerto, dan warung milik Bu Cikrak Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga : Dinas Sosial Pulangkan Pengamen yang Doyan Nyawer Pedangdut

Setelah dilakukan pemeriksaan medis dan pada skrining awal, ada 2 PSK dan 1 pria hidung belang  terindikasi terjangkit Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Baca Juga : Pengamen yang Doyan Nyawer Pedangdut Akhirnya Dijaring Satpol PP

Kabid Trantibum pada Satpol PP Kabupaten Probolinggo Hariyanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Puskesmas di wilayah praktik 2 PSK dan 1 pria hidung belang yang terindikasi HIV tersebut. Ketiganya akan dilakukan pendampingan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara PSK dan mucikari yang turut diamankan saat itu akan dikirim ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo untuk kemudian dilakukan pembinaan.  "Untuk itu kami berkoordinasi dengan Dinsos," paparnya.

Hari menerangkan, PSK tersebut berasal dari empat daerah di Jawa Timur. Mulai dari PSK asal Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Lumajang dan asal pulau Madura. Bahkan ada beberapa PSK yang sudah beberapa kali diamankan oleh Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

Menurut Hari, PSK mengaku rata-rata bertarif Rp 100 ribu setiap sekali main. Pelanggannya adalah kalangan pemuda, dewasa, bahkan pria yang sudah lansia. "Bukanya pagi hingga malam," katanya.

Untuk itu, Satpol PP akan terus gencar menggelar razia serupa. Tujuannya guna meminimalisir angka kejahatan dan antisipasi penyebaran penyakit masyarakat, khususnya HIV. (zr/why)