Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-03 12:25:53

Germas Puskesmas Besuk Fokus Kesehatan Lanjut Usia

SENAM LANSIA: Para lansia di Kecamatan Besuk diajak melakukan senam bersama, untuk menjaga kesehatan. Langkah itu dilakukan Puskesmas Besuk selama berjalannya program Germas.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Warga lanjut usia (lansia) menjadi focus utama Puskesmas Besuk, dalam menggalakan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di tahun 2021. Lansia dipilih karena lansia paling rentan terkena penyakit.

Kepala Puskesmas Besuk, Triana Floritawati menyampaikan kegiatan Germas tersebut dimulai dari senam bersama, lalu penyuluhan Kesehatan. Kemudian dilanjut dengan pemeriksaan penyakit tidak menular, yang meliputi pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kolesterol dan pemeriksaan asam urat.

Baca Juga : Dinkes Kota Probolinggo Menyiapkan Vaksin Booster dengan Sasaran 8.851 Lansia

Jika saat pemeriksaan tersebut ditemukan warga yang terjangkit penyakit tidak menular, maka saat itu juga warga diberikan obat. “Juga diberikan penjelasan tentang penyakitnya, cara pencegahannya, pemeriksaan rutin,” kata Triana.

Baca Juga : Dinkes Kota Probolinggo Siapkan Vaksin Booster dengan Sasaran 8.851 Lansia

BANTUAN: Setelah mengikuti serangkaian kegiatan, para lansia mendapatkan makanan sehat gratis dari Puskesmas Besuk. Diharapkan, asupan yang sehat mampu menunjang kesehatan para lansia.

Setelah melakukan pemeriksaan, warga yang lolos uji screening langsung dilakukan proses vaksinasi. "Selanjutnya diberi sembako," terangnya pada tadatodays.com, Rabu (01/12/2021).

Menurutnya, serangkaian kegiatan itu dilakukan untuk mengetahui kondisi Kesehatan masyarakat. Karena pada dasarnya penyakit tidak menular ini tidak boleh diremehkan.

Memang, kata Triana, pada awal-awal tidak terasa. Namun kalau sudah lama tidak diobati maka bisa menumpuk dan menyebabkan sakit yang luar biasa, hingga menyebabkan kematian. “Jadi, bisa diobati sejak dini," tuturnya.

Perempuan yang karib disapa Ana ini menjelaskan, jika kegiatan Germas ini masih baru dimulai pada November 2021 lalu. Sedangkan sebelum-sebelumnya tidak melaksanakan karena kasus covid-19 masih tinggi, dan sangat dilarang mengumpulkan massa.

Namun pada Desember ini mulai ada kerenggangan untuk dapat mengumpulkan massa dengan catatan menerapkan protokol kesehatan ketat. Dengan begitu pihaknya langsung bergerak terjun ke masyarakat untuk mengecek langsung kesehatan masyarakat.

EDUKASI: Memberikan pemahanan tentang pola hidup sehat juga dilakukan Puskesmas Besuk kepada para lansia. Di usia yang tak lagi muda, diharapkan para lansia tetap menjalankan pola hidup sehat.

Karena menurutnya, masyarakat itu lebih antusias untuk memeriksakan kesehatannya kalau didatangi langsung ke desanya masing-masing. Dibanding dengan membuka gerai kesehatan di puskesmas. "Dengan begitu banyak yang hadir," ucapnya.

Karena masih baru dimulai pada November, pihaknya mengalami kendala untuk membagi waktu petugas. Disamping harus melakukan vaksinasi, juga membagi untuk kegiatan Germas.

Alhasil, pada November masih satu desa yang terjangkau untuk kegiatan Germas. Yaitu Desa Besuk Kidul. Namun setelah itu bakal dilanjut ke desa lainnya. "Insyallah ke depan bisa rutin," ujarnya saat ditemui di ruangan kerjanya.

Ana berharap dengan kegiatan Germas ini masyarakat bisa mandiri dan rutin untuk memeriksakan kesehatannya. Sehingga jika ditemukan tanda-tanda penyakit, dapat dilakukan pengobatan secepat mungkin. (zr/don)