Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-22 14:06:44

Germas Puskesmas Paiton Gandeng Ponpes, Ajak Santri Senam dan Makan Makanan Sehat

KESEHATAN: Aktifitas di dalam pondok pesantren banyak dilakukan dengan duduk bersila. Agar peredaran darah ke kaki tetap lancar, Puskesmas Paiton memberikan edukasi kepada santri dan pengasuh agar rutin melakukan senam.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Di masa pandemi, kesehatan masyarakat sangat perlu untuk dijaga. Dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Puskesmas Paiton melakukan serangkaian kegiatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Sasaran kegiatan Germas Puskesmas Paiton adalah pondok pesantren (ponpes). Dimana, Puskesmas Paiton melakukan sosialisasi terhadap para santri dan pengasuhnya.

Baca Juga : Germas Puskesmas Besuk Fokus pada Kesehatan Lanjut Usia

Kepala Puskesmas Paiton, dr. Nina Kartika mengatakan aktifitas di ponpes lebih banyak dilakukan dengan duduk bersila. Menurutnya, jika duduk terlalu lama bisa mengganggu peredaran darah menuju kaki.

Baca Juga : Germas Puskesmas Besuk Fokus Kesehatan Lanjut Usia

Sehingga, para santri diberi pemahaman untuk membiasakan diri dengan senam dan makan makanan sehat. "Termasuk cek darah dan lain-lainnya," terangnya, saat ditemui di kantornya, Jumat (19/11/2021).

Hingga Jumat lalu, kegiatan sosialisasi Germas Puskesmas Paiton baru dilakukan di satu ponpes yakni Ponpes Mambaul Ulum, Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton.

“Selain mengajak senam bersama, juga melakukan pembinaan agar pesantren tersebut mendirikan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Menjadi (tempat) pertolongan utama bagi santri saat sakit,” tuturnya.

POSTUR: Sebagai langkah pengecekan kondisi tubuh, Puskesmas Paiton juga melakukan pengukuran tinggi badan para santri.

Menurutnya, keberadaan Poskestren juga menjadi motor penggerak kesehatan di lingkungan pesantren. Seperti kegiatan sosialisasi kesehatan dengan cara membiasakan senam, serta makan buah dan sayur.

Jika Ponpes Mambaul Ulum sudah mendirikan poskestren, maka nanti akan dikembangkan ke pesantren-pesantren lainnya di wilayah Puskesmas Paiton.

Tak hanya sosilasisasi kesehatan di ponpes, program Germas Puskesmas Paiton juga tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya dengan menggelar kegiatan di Pos Pelayanan Terpadu (Pospindu). Seperti, pemeriksaan tes darah, berat badan, tinggi badan, posyandu dan mengkampanyekan gemar makan buah.

Hanya saja, dr. Nina menilai kegiatan-kegiatan tersebut kurang maksimal karena masih pandemi. “Harus membagi petugas. Ada yang melayani vaksin, ada petugas yang menjalankan Germas,“ ujarnya.

Sementara saat sebelum covid-19 melanda, Puskesmas Paiton juga mengadakan senam rutin seminggu sekali. Dengan jadwal secara bergantian di masing-masing desa.

Termasuk juga memberikan kegiatan aktifitas fisik bagi jamaah haji yang hendak berangkat. Seperti, jalan sehat dan senam masal, serta sosialisasi untuk makan sehat. "Lebih ke olahraga," ujar dokter yang murah senyum itu.

Ia berharap pandemi segera berakhir, sehingga Puskesmas Paiton kembali melakukan kegiatan Germas secara maksimal demi menjaga kesehatan masyarakat. (zr/don)