Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-08 18:30:11

Gorong-gorong di JLU Rusak, Rekayasa Lalin Ditunda

MASIH DIBUKA: Pengendara masih bisa melintasi Jembatan Kedungasem Kota Probolinggo, sebab rekayasa lalu lintas belum bisa dilakukan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Ujicoba rekayasa lalu lintas dampak pembangunan Jembatan Kedungasem, Jl KH Hasan Genggong, Kelurahan Kedungasem, Kota Probolinggo, ditunda sementara. Pasalnya, gorong-gorong di Jalan Lintas Utara (JLU) Keluruhan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, yang jadi jalur alternatif saat rekayasa lalu lintas kondisinya rusak.

Agus Heristanto, kontraktor PT Feva Indonesia Surabaya, pihak rekanan yang mengerjakan proyek Jembatan Kedungasem, mengatakan, bahwa proyek pembangunan Jembatan Kedungasem belum bisa digarap karena pihaknya menunggu selesainya perbaikan JLU.

Baca Juga : Kini, Proyek Jembatan Kedungasem Terganjal Pipa PDAM

Agus mengatakan, bahwa pihaknya telah teken kontrak sejak 25 November 2020 sampai 25 Juni 2021 diharuskan tak memulai pekerjaan kembali. Bahkan pihaknya juga tak mengetahui kapan JLU tersebut akan diperbaiki. "Kalau dipaksakan dibangun akan menimbulkan masalah," katanya.

Baca Juga : Soal Perbaikan Jembatan Kedungasem, Menunggu Perbaikan JLU

Ia menambahkan, bahwa rekanan hanya menunggu keputusan dari Dinas PU Bina Marga Pemprov Jatim terkait jadwal dimulainya pengerjaan Jembatan Kedungasem.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo, I Nyoman Harayasa, melalui sambungan telepon mengatakan, pihaknya juga akan menunda ujicoba rekayasa lalin. "Ya, dikarenakan gorong-gorong di JLU rusak," ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Jalan Nasional Wilayah 7, Ida Bagus Putu Jeladi, saat dikonfirmasi tadatodays.com, hingga Senin pukul 16.00 WIB belum merespons.

Diberitakan sebelumnya, saat dilakukan peninjauan oleh Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Wilayah 7, PDAM Kota Probolinggo, Dinas Perhubungan Probolinggo, Polres Probolinggo Kota dan Polres Probolinggo, rencana penutupan ruas jalan Jembatan Kedungasem dimulai pada tanggal 8 Febuari 2021 ini. (ang/don)