Usman Afandi


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-05 20:25:39

GPPD Banyuwangi Gelar Aksi Tolak Hoax dan Politik Uang di Pilkada

KAMPANYE POSITIF: GPPD Banyuwangi menggelar aksi damai di RTH Maron menolak hoax dan politik uang dalam Pilkada Banyuwangi.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Menjamurnya hoax dan potensi politik uang dalam Pilkada Banyuwangi, mendapat perhatian Gerakan Pemuda Peduli Demokrasi (GPPD). Karena itu, mereka kemudian menggelar aksi sebagai bentuk kampanye menyadarkan masyarakat untuk lebih bijak.

Aksi damai itu dilakukan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Kecamatan Genteng, Sabtu (5/12/2020). Dalam aksinya itu, para pemuda silih berganti menyampaikan orasi demokrasi terkait bahaya akan politik uang dan hoax dalam Pilkada. Selain itu, mereka juga membagikan pamflet pada masyarakat yang ada di RTH.

Baca Juga : Tunggu Sidang MK, Penetapan Ipuk-Sugirah sebagai Pemenang Pilbup Banyuwangi Ditunda

“Pilkada DKI Jakarta dan Pilpres 2019 harus menjadi pembelajaran bagi kita semua, bahwa berita hoax sangat membahayakan keutuhan masyarakat. Selain itu, banyaknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi, tak lain juga berpangkal dari praktk politik uang,” ujar koordinator aksi damai GPPD Banyuwangi Mochammad Sholeh Pratama dalam keterangan resmi yang diterima Tadatodays, Sabtu (5/12).

Baca Juga : Paslon Yusuf-Gus Riza Gugat Hasil Pilkada Banyuwangi ke MK

Humas aksi damai GPPD Banyuwangi Yuslan Fajarillah menambahkan,  pentingnya menjaga kedamaian dan ketenteraman masyarakat Banyuwangi di Pilkada serentak 2020.

"Perbedaan pilihan politik itu hal yang wajar, namun ya jangan sampai kemudian kita terpecah sebagai sesama warga Banyuwangi hanya karena Pilkada 2020 ini. Siapapun Bupati dan Wakil Bupatinya nanti, kita harus dukung. Dan sekali lagi, tolak praktik politik uang dan berhenti menebar hoax. Itu tidak baik bagi demokrasi kita,” jelasnya.

Diketahui, aksi damai GPPD dilakukan secara serentak di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang menyelenggarakan Pilkada 2020. Dalam aksi tersebut, misi mereka sama. Melawan bentuk politik uang dan hoax sebagai upaya untuk mewujudkan demokrasi yang sehat. (usm/sp)