Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-09 22:06:22

Gubernur Khofifah Harap Proses Belajar Mengajar Tetap Dilakukan

MENJENGUK: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjenguk korban jembatan ambruk di RSUD Waluyo Jati, Jumat (9/9/2022) malam.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap ambruknya jembatan gantung di Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat (9/9/2022), tidak berdampak pada proses belajar mengajar di SMPN 1 Pajarakan. Gubernur berharap proses belajar mengajar tetap dilakukan.

Hal itu diutarakan Gubernur Khofifah saat meninjau jembatan gantung Kregenan pada pada Jumat sore.   Ia berharap proses belajar mengajar di SMPN 1 Pajarakan tetap harus dilakukan. Bagi siswa yang masih membutuhkan perawatan, dibiarkan untuk istirahat dan menjalani perawatan terlebih dahulu.

Baca Juga : Nelayan Mengeluh Kesulitan BBM, Gubernur: Sampaikan Usulan Kebutuhan

Sedangkan proses belajar mengajar diperuntukkan siswa yang tidak menjadi korban dalam insiden ambruknya jembatan gantung tersebut. “Saya rasa, proses belajar mengajar tetap bisa dilakukan," katanya.

Baca Juga : Kunjungi SMKPK Puger, Gubernur: Studi Karakter Cukup ke Sini

Diketahui, jembatan gantung Kregenan ambruk saat dilintasi para pelajar SMPN 1 Pajarakan yang sedang jalan sehat memperingati Hari Olahraga Nasional pada Jumat pagi. Dalam kejadian itu, puluhan pelajar dan guru pendamping terjatuh ke sungai di bawah jembatan. Lalu ada belasan pelajar yang harus dirujuk ke RSUD Waluyo Jati karena mengalami luka serius.

Saat mengunjungi jembatan gantung yang ambruk, Gubernur Khofifah menyarankan masyarakat yang sering melakukan aktifitas dengan akses jembatan tersebut untuk sementara waktu mencari alternatif lain. Dengan cara menjari jalan terdekat yang menghubungkan antara Kecamatan Kraksaan dengan   Kecamatan Pajarakan. "Sambil bersabar menunggu pembangunan jembatan baru," pesannya.

Dari pantauan tadatodays.com, usai melakukan peninjauan jembatan, Khofifah menberikan sejumlah sembako kepada masyarakat. Setelah itu, Gubernur mengunjungi para korban di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Gubernur juga memberikan bingkisan kepada para korban. (zr/why)