Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-09-10 18:59:02

Gudang Triplek di Dringu Terbakar

SI JAGO MERAH: Petugas damkar mendekati titik api di lokasi kebakaran. Sementara warga sekitar melihat kebakaran itu dari kejauhan, untuk menghindari jilatan api dan asap yang mengarah ke utara (insert).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Gudang penyimpanan triplek bekas milik Misnawi, 53, warga Jl. Raya Ronggojalu, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, terbakar. Tidak diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun, api disertai asap tebal muncul di sekitar pintu masuk gudang.

Peristiwa tersebut terjadi kala Misnawi sedang nongkrong bersama 2 temannya, Jumat (10/9/2021), sekira pukul 16.00 WIB. Ditemui di tempat kejadian perkara, Misnawi menyebutkan api muncul di tumpukan triplek di area depan gudang.

Baca Juga : Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran di TPA Anggrek, Kerugian Rp 4,5 Miliar

Sempat diusahakan untuk memadamkan api menggunakan air selang. Namun, kecilnya air tak mampu untuk memadamkan. Akhirnya, Misnawi bergegas menuju kantor pemadam kebakaran di Kecamatan Dringu.

Baca Juga : TPA Anggrek Terbakar Hebat, 5 Truk dan Ratusan Gerobak Hangus

Menurutnya, gudang triplek bekas itu sudah tak terpakai lantaran masa kontrak penyewa asal Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih telah habis. "Ini separo lahan yang disewa. Sisi timur buat ternak hewan kambing, tak terbakar," ujarnya.

Misnawi menyebutkan untuk kerugian ditaksir senilai Rp 20 juta. "Dari hitungan bangunan dan triplek bekas yang terbakar," katanya.

Dari pantauan tadatodays.com, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Probolinggo tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Namun mobil damkar itu harus kembali mengambil air, lantaran api masih berkobar di saat air dalam tangki sudah habis.

Hingga pukul 17.55 WIB, api masih berkobar dan angin berhembus kencang ke arah utara.

Sementara, Su'ud, Kasi Penanggulangan Bencana dan Pencegahan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan melalui layanan 112 sekira pukul 5 sore.

Hingga pukul 18.00 pihaknya masih belum mengetahui penyebab kebakaran dan kerugian akibat peristiwa tersebut. "Kami masih fokus melakukan pemadaman," kata Su'ud. (ang/don)