Gunung Bromo Mulai Bersalju, Diperkirakan Sampai Agustus

Udin Asnawi
Sabtu, 22 Jun 2019 09:53 WIB

BARU DI PUCUK: Gunung Bromo mulai diguyur salju, tampak dedaunan yang diselimuti kristal es. Momen seperti ini akan terlihat hingga Agustus mendatang.
PROBOLINGGO - Gunung Bromo mulai diguyur salju. Momen tiap tahun itu, banyak dimanfaatkan pengunjung untuk berswafoto. Meski masih belum mencapai titik puncak, salju mulai diburu pengunjung untuk sekadar berswafoto.
Mariana, pengunjung asal Jakarta mengaku, datang ke Gunung Bromo selain menikmati keindahan panoramanya, juga untuk menikmati salju. “Biasanya saya memang tiap tahun ke sini. Selain untuk liburan keluarga, saya selalu mencari momen turunnya salju,” terangnya saat diwawancara tadatodays.com, Sabtu (22/6).
Pada tahun-tahun sebelumnya, salju bisa ditemui mulai pukul 04.30 hingga pukul 06.00. “Biasanya, kalau ingin melihat salju bisa ke bukit teletubbies atau tebing-tebing di kaki Gunung Bromo,” jelasnya.
Sementara itu, dari pantauan tadatodays.com, pengunjung mulai banyak penasaran dengan momen salju di Gunung Bromo. Marijane, pengunjung lain mengaku, ingin sekali melihat salju. Hanya saja, karena bangun kesiangan, ia melwatkan momen tersebut. “Mungkin saya coba nanti malam, usai sunrise,” katanya.

Pengelola homestay Gunung Bromo Yoyok Pujiono mengatakan, saat ini momen salju masih terlihat tipis. Biasanya, pada bulan Juli-Agustus, salju mulai betul-betul kelihatan. “Kalau sekarang masih tipis, hanya terlihat di pucuk-pucuk tanaman di Bromo,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Resort Tengger Laut Pasir TNBTS Subur Hari Handoyo mengimbau, pengunjung yang datang di bulan-bulan ini sampai Agustus, untuk memakai baju tebal. Sebab, suhu diperkirakan turun sampai 0 derajat.
“Untuk itu, pengunjung saya sarankan untuk memakai baju tebal,” terangnya.
Menurutnya, momen langkah tiap tahun berasal dari embun yang dibantu angin kencang. “Sehingga embun tersebun menempel di dedaunan dan membentuk kristal es,” jelasnya. (mm/sp)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)