Gunung Piramid Tidak Direkomendasikan Jadi Tempat Wisata

Muhammad Muslih
Muhammad Muslih

Wednesday, 03 Jul 2019 10:45 WIB

Gunung Piramid Tidak Direkomendasikan Jadi Tempat Wisata

PENUH MISTERI : Gunung Piramid yang berhasil difoto para pendaki. Gunung ini tidak direkomendasikan sebagai tempat wisata.

BONDOWOSO - Gunung Piramid, Dusun Tegal Tengah, Desa Curah Dami, Kecamatan Curah Dami, Kabupaten Bondowoso tidak direkomendasikan sebagai tempat wisata.

Oleh karena itu, pendaki yang naik ke puncak gunung yang berbentuk seperti piramida Mesir itu tidak mendapatkan izin secara resmi.

Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo Kukuh Triyatmoko menghimbau masyarakat tidak melakukan pendakian di Gunung Piramid.

“Kami sarankan, atas kejadian ini tidak lagi melakukan pendakian. Kecuali betul-betul paham lokasi,” ujarnya saat dihubungi, Rabu pagi (03/07).

Kedepan, sebagai antisipasi pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Basarnas terkait pemanfaatan pintu portal sebagai screening pendaki yang akan melakukan penjelajahan.

PANTAU : Kapolres Bondowoso AKBP Febriansyah dan Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo Kukuh Triyatmoko saat melakukan pencarian di lokasi.

“Jika tidak ada himbauan pelarangan semacam ini akan terus banyak masyarakat yang naik ke atas puncak. Sebab mereka merasa tidak ada yang menjaga,” jelasnya.

Sebab, menurutnya, kondisi Gunung Piramid sangat curam. Sangat berbahaya bagi pendaki apalagi pendaki pemula.

Selain, curam tekstur tanah gembur. Jadi dengan kondisi seperti itu, mudah bagi pendaki terpeleset. “Iya kondisinya sangat berbahaya, curam dan tanahnya gembur," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Thoriq Risky Maulidan, siswa SMPN IV Bondowoso dikabarkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Piramid, Bondowoso sejak Minggu (23/06).

Saat itu, pendakian ke puncak dilakukan Thoriq bersama ketiga temannya, dimulai sekitar pukul 7:00 WIB Minggu pagi. Dari puncak turun sekitar pukul 16:00 WIB sore.

Ketiganya turun karena cuaca tidak memungkinkan, selain Gunung Piramid kondisinya licin dan jalannya sempit. Kemudian ketiganya turun. Ketika turun Thoriq saat itu berlari mendahului rekannya.

Sejak saat itu, Thoriq tidak ditemukan keberadaannya. Dugaan sementara korban tergelincir ke bawah lereng Gunung. (mm/hvn)


Share to