Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-07-29 19:27:28

Gunung Raung Erupsi, Status Naik Jadi Waspada

WASPADA: Gunung Raung mengeluarkan abu vulkanik pada Kamis (28/7/2022) lalu hingga dinaikkan statusnya jadi level 2 waspada.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Gunung Raung yang berada di perbatasan Banyuwangi, Jember dan Bondowoso mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak Kamis (28/7/2022). Gunung ini menyemburkan abu vulkanik, hingga pada Jumat (29/7/2022) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung mengumumkan peningkatan status dari Level 1 (normal) menjadi level 2 (waspada).

Berdasar data PVMBG PPGA Raung, tercatat beberapa kali Gunung Raung bererupsi. Bahkan Gunung Raung terlihat mengeluarkan abu vulkanik setinggi 1,5 km pada Kamis.

Baca Juga : Masih Berstatus Waspada, Pendakian Gunung Raung Banyuwangi Dilarang

Pengumuman kenaikan status Gunung Raung dirilis Badan Geologi Kementrian Energi Sumber Daya Mineral RI nomor 380.Lap/GL.05/BGL/2022 tanggal 29 Juli 2022.

Menurut Kepala PPGA Raung Mukijo, Gunung Raung ditingkatkan dari normal menjadi waspada. "Betul untuk status Gunung Raung naik. Secara visual abu vulkanik tidak terlihat tapi kegempaan masih terjadi secara flukluatif," jelasnya.

Mukijo menambahkan, pascah erupsi Kamis, Gunung Raung masih menujukan aktivitas dengan ditandai hembusan solfatara dan fumarol.

Adapun dijelaskan juga anomali panas yang terekam oleh citra satelit Terra dan Aqua di permukaan kawah terditeksi pada Kamis (28/7) sebesar 2 mw. Hal ini mengidekasikan bahwa ada dinamika magma di permukaan Gunung Raung.

Selain itu jenis gempa yang terekam dari periode 1 hingga 26 Juli 2022 yakni gempa hembusan, tremor, tektonik lokal dan tektonik jauh. Adapun rinciannya 377 gempa hembusan, 18 kali gempa tektonik dangkal, 8 kali gempa tektonik lokal, 264 kali gempa tektonik jauh dan gempa tremor amplitude 0.5 - 8 mm.

Adapun dalam pemodelan GPS mengonfirmasi telah terjadi inflasi di satu titik yang jaraknya lebih dari 10 km dari puncak pada permukaan kawah Gunung Raung. Hal ini dapat disimpulkan dengan migrasi massa pada kedalaman 2.900 meter di bawah puncak yang menyembabkan perubahan dimensi 1,7 juta m3.

Dengan kenaikan status Gunung Raung, masyarakat yang berada di tiga Kabupaten diminta untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu - isu yang berkembang saat ini. Masyarakat diminta tetap mengikuti arahan dari BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember. (rl/why)