Gus Ipul Dorong 229 Ribu KPM PKH di Pasuruan Masuk KDMP agar Tak Bergantung Bantuan

Amal Taufik
Wednesday, 11 Mar 2026 09:32 WIB

KUNJUNGAN: Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat berkunjung ke Pasuruan.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Sebanyak 229 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pasuruan didorong untuk bergabung dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah ini diharapkan bisa memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat penerima bantuan sosial.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan hal itu saat menghadiri kegiatan kolaborasi PKH dengan KDMP di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/3/2026). Menurut Gus Ipul, keikutsertaan KPM dalam koperasi desa menjadi salah satu upaya pemerintah agar penerima bantuan tidak terus bergantung pada bantuan sosial.
Ia menjelaskan, melalui koperasi desa, masyarakat bisa terlibat dalam aktivitas ekonomi produktif. Dengan begitu, mereka tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga sebagai bagian dari pemilik usaha bersama di desa. “Harapannya penerima bantuan tidak hanya menunggu bantuan tiap tiga bulan, tetapi bisa semakin berdaya secara ekonomi,” kata Gus Ipul.

Program tersebut tidak hanya menyasar Kabupaten Pasuruan. Secara keseluruhan, sekitar 5 juta KPM PKH di Jawa Timur juga diarahkan untuk menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul juga menyinggung pentingnya ketepatan data dalam penanganan kemiskinan. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto menekankan agar setiap program pemerintah berbasis pada data yang akurat. “Kalau data benar, intervensi pemerintah juga akan tepat sasaran,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Dalam agenda itu juga dilakukan penyerahan simbolis kartu anggota koperasi dan sejumlah bantuan untuk mendukung operasional KDMP di Desa Gejugjati. (pik/why)


Share to
 (lp).jpg)