Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-09 19:47:53

Gus Ipul-Mas Adi Deklarasi Kemenangan, Teno-Hasjim Tunggu KPU

KALAH MENANG: Cawawali Pasuruan nomor urut 01, Adi Wibowo, saat sambutan di hadapan pendukungnya (foto atas). Sementara, Cawali Pasuruan nomor urut 02 Raharto Teno Prasetyo saat memberikan keterangan pers di posko pemenangan paslon Tegas (foto bawah)

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan nomor urut 01, M. Saifullah Yusuf-Adi Wibowo mendeklarasikan kemenangannya Di Pilkada Kota Pasuruan, Rabu (9/12/2020) sekira pukul 17.15 WIB versi hitung cepat atau quick count. Dalam deklarasi itu, mereka mengklaim meraih suara lebih dari 65 persen suara dari paslon Raharto Teno Prasetyo-Hasjim Asjari.

Dalam sambutannya, penasihat tim kemenangan paslon nomor urut 01, Muhammad Misbakhun mengatakan, bahwa penghitungan suara di setiap TPS se-Kota Pasuruan menunjukkan kemenangan pasangan Gus Ipul-Mas Adi secara valid.

Baca Juga : Klaim Unggul di Pilkada Banyuwangi, Ipuk-Sugirah Minta Pendukung Kawal Hasil

"Saya memastikan paslon Gus Ipul-Mas Adi Alhamdulillah menang dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan," ujarnya, di posko kemenangan paslon dengan akronim Madinah itu, Jalan Panglima Sudirman Kelurahan/Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Baca Juga : Hanya Dapat 70 Suara, Paslon Salam-Ifan Kalah di TPS Sendiri

Dalam deklarasi itu, Misbakhun juga menyampaikan pesan agar pendukung Gus Ipul-Mas Adi  untuk tidak berlebihan merespon kemenangan tersebut. "Karena kita tetap harus mengikuti prosedur dari pihak keamanan," pungkasnya.

Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota Adi Wibowo mengungkapkan terima kepada seluruh stakeholder. Adi menyampaikan, bahwa tren tingkat Kemenangannya cukup bagus.

"Tentu dalam rangka mensyukuri harus tetap menjaga situasi dan kondisi agar tetap aman, damai dan tenang," tuturnya.

Di tempat terpisah, calon Wali Kota Pasuruan nomor urut 02, Raharto Teno Prasetyo, mengaku menghormati hasil quick count. Tapi, cawali petahana itu tetap menunggu hasil real count KPU setempat.

"Kalah dan menang dalam pertarungan politik adalah hal biasa. Semua risiko harus dihadapi dengan ksatria. Kami paslon Tegas (Raharto Teno Prasetyo-Hasjim Ajari, red) berterimakasih kepada semua pihak, partai pendukung dan pengusung, dan relawan yang telah membantu kami dari sebelum hingga hari ini", ujar pria yang karib disapa Teno itu. (ang/ly/don)