Lailiyah Rahmawati


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-26 22:38:11

Gus Ipul & Mas Adi Dilantik, Parpol Pendukung siap Bantu Melalui Kritik Membangun

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan periode 2021-2024, Saifulah Yusuf (Gus Ipul) dan Adi Wibowo resmi dilantik pada Jumat (26/2/2021) di Gedung Grahadi Surabaya. Parpol pengusung dan pendukung Gus Ipul dan Adi Wibowo siap bersama membangun Kota Pasuruan, dengan cara memberikan kritik membangun.

Karena asa kepemimpinan yang singkat tersebut, menjadikan keduanya harus segera tancap gas untuk menyelesaikan sejumlah masalah daerah dan meningkatkan pembanguna di Kota Pasuruan. Apalagi, pandemi yang belum selesai, menjadikan tugas kepala daerah hari ini cukup berat.

Baca Juga : Gus Ipul dan Mas Adi Jawab Tantangan Gubernur Jawa Timur

Beragam komentar disampaikan oleh perwakilan partai pngusung Gus Ipul-Mas Adi.

Baca Juga : Gus Ipul dan Mas Adi Dilantik, Parpol Pendukung siap Bantu Melalui Kritik Membangun

Ismail Marzuki Hasan, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan, fungsi pengawasan harus tetap dijalankan. Hal tersebut harus dilakukan tanpa pandang bulu demi kemajuan Kota Pasuruan.

Marzuki mengatakan, PKB tetap akan mengkritik jika kritik itu perlu disampaikan. Sekalipun, Gus Ipul diusung oleh PKB saat Pilkada Serentak 2020 lalu. "Ini untuk keseimbangan, agar jalannya pemerintahan tidak stagnan," ujar Ismail.

Sementara, sorotan masyarakat atas pelayanan RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan, juga menjadi PR utama yang harus diselesaikan Gus Ipul dan Adi Wibowo.

Seperti yang disampaikan Dedy Tjahjo Poernomo dari Partai Golkar. Laki-laki yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD Kota Pasuruan itu mengungkapkan, saat pandemi seperti ini masyarakat ketakutan datang ke RSUD. Apalagi masalah pelayanan dan SDM masih dinilai kacau. "PR utama Gus Ipul dan Mas Adi sekarang adalah pembenahan RSUD," kata Dedy.

Sementara, kebijakan eksekutif yang tidak berpihak pada masyarakat juga tetap akan dikiritisi oleh parpol koalisi. Hal itu disampaikan Sabilal Rosyad dari Partai Keadilan Sejahtera. "Kalau kebijakannya tidak berpihak pada rakyat, maka tetap harus dikritik demi kebaikan rakyat dan pemerintah," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pada seluruh kepala daerah yang dilantik untuk segera menggenjot proses pemulihan ekonomi. Hal itu, sebagaimana instruksi Presiden RI bahwa pada April sudah dimulai tahap pemulihan ekonomi. "Sehingga kepala daerah yang baru harus segera mendongkrak para UMKM," ujar Khofifah. (ly/don)