Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-06-24 22:03:58

Hamparan Sampah Penuhi Kawasam Pesisir di Jalan Lingkar Utara Probolinggo

KOTOR: Keberadaan hamparan sampah di pesisir Mayangan, Kota Probolinggo terlihat jelas saat kita melintasi Jalan Lingkar Utara. Kondisi itu terjadi sejak 10 tahun silam, dan hingga kini belum ada solusi.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Timbunan sampah plastik memadati sebagian kawasan pantai di Jalan Lingkar Utara (JLU) Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Ironisnya, buruknya pengelolaan kawasan pesisir tersebut telah terjadi sekitar 10 tahun.

Ali Maki, 63, dan Tona, 48, warga Kelurahan Mayangan mengatakan, bahwa sampah tersebut bukan dibuang oleh warga sekitar pesisir.

Baca Juga : Masih Banyak yang Buang Sampah di Sungai, DLH: Tidak Bertanggungjawab

Ali Maki menyampaikan, sampah-sampah itu dibuang oleh pengendara saat melewati JLU tersebut. Tak ayal, warga setempat pun sering kerja bakti untuk membersihkan sampah. "Saat dilihat dari timur, sampah memadati sebagian jalan sampai ke arah barat permukiman warga Kelurahan Sukabumi," tuturnya.

Selain dibersihkan oleh warga saat kerja bakti, sampah yang terhampar itu juga dibersihkan petugas kebersihan menggunakan gerobak mulai pukul 7 sampai 9 pagi. "Mereka mendorong secara bergantian," katanya.

Sementara, Tona, yang kini menempati rumah di sekitar lokasi mengatakan, keberadaan sampah itu sudah terjadi sejak 10 tahun silam.

Ia menyebut, di kawasan tersebut memang tidak tersedia TPS. Karenanya, beberapa warga dan pihak kelurahan sudah memasang papan larangan membuang sampah di kawasan tersebut.

Tona juga pernah mengingatkan pengendara untuk tidak buang sampah di bibir pantai. Namun sayang, pengendara tersebut justru tak mengindahkan. "Lawong ini hanya laut," kata Tona, menirukan ucapan pengendara yang ditegurnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo, Rachma Deta Antariksa mengatakan, petugas udah sering memasang papan imbauan dan mengingatkan agar warga membuang sampah ke TPA. Sebab, jarak pantai tersebut dengan TPA cukup dekat. "Papan imbauan malah hilang," kata Deta.

Karena itu, untuk menjaga ketertiban warga agar kawasan pesisir di JLU tetap bersih, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Satpol PP. (ang/don)