Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-03 20:05:18

Harga Cabai Rawit di Probolinggo di Atas Harga Rata-rata Jatim

MAKIN PEDAS: Harga cabai rawit di Pasar Baru Kota Probolinggo di kisaran Rp 110 ribu, dan berada di atas harga rata-rata Jawa Timur.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Harga cabai rawit di tingkat pedagang di Pasar Baru dan Pasar Wonoasih Kota Probolinggo mengalami kenaikan sebesar Rp 110 ribu/kilogram. Harga itu melebihi harga rata-rata Provinsi Jawa Timur, yakni Rp. 100.122/Kilogram per Rabu (3/3/2021) pukul 12.00 WIB.

Sementara, jika dilihat melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (SISKAPERBAPO) Pemprov Jatim dari 38 kota dan kabupaten, maka di Kota Probolinggo harga cabai rawit Rp. 103.333 ribu/kg.

Baca Juga : Bulog Jember Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran

Lalu, berdasarkan informasi yang dihimpun tadatodays.com di dua pasar tersebut, harga cabai mengalami kenaikan sejak satu bulan terakhir. Hal itu disebabkan tingginya intensitas hujan, yang berakibat gagal panen dan menipisnya stok. Karena itu, pedagang mengulak cabai ke pengepul seharga Rp 90 ribu sampai 105 ribu/kg.

Baca Juga : Meroketnya Harga Cabai jadi Penyumbang Inflasi Terbesar di Jember

Seperti yang diungkapkan Suep, 54, warga Jl KH Abd Hamid, Kelurahan Kebonsari Kulon, yang menjual cabai rawit di Pasar Baru. Suep mengatakan, kenaikan harga cabai rawit terjadi sejak 2 minggu lalu. Mulai dari Rp 20 ribu sampai saat ini mencapai Rp 110 ribu.

Sementara, untuk harga rempah-rempah seperti jahe, masih normal. Kecuali, harga tomat yang turun menjadi Rp 2000/kg.

Hal yang sama disampaikan oleh Maryam, pedagang lainnya. Ia mengatakan, dirinya membeli cabai di petani Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, seharga Rp 100 ribu. “Saya jual ke pembeli di pasar 105 sampai 110 ribu,” kata Marya.

Harga yang sama juga diberlakukan oleh Nawawi, 34, pedagang asal Kelurahan Wonoasih. Semula ia membeli cabai dari luar Jawa. Namun kali ia terpaksa membeli dari dalam Probolinggo, karena di luar daerah banyak terjadi banjir yang menyebabkan terkendalanya proses pengiriman. “Saya belinya 90 ribu, saya jual 100 sampai 110 ribu," ujarnya. (ang/don)