Hari Jadi Kota Kraksaan ke-16, Bertekad Menjadi Ibu Kota Mandiri dan Berdaya Saing

Hilal Lahan Amrullah
Hilal Lahan Amrullah

Sabtu, 03 Jan 2026 07:55 WIB

Hari Jadi Kota Kraksaan ke-16, Bertekad Menjadi Ibu Kota Mandiri dan Berdaya Saing

AWALAN: Pemerintah Kecamatan Kraksaan mengawali peringatan Hari Jadi Kota Kraksaan ke-16 dengan menggelar Khotmil Quran.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Senin 5 Januari 2026 merupakan hari istimewa, yaitu Hari Jadi Kota Kraksaan ke-16. Persiapan peringatannya sudah dikoordinasikan awal oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Probolinggo Abdul Ghafur dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait.

Rapat persiapan tersebut juga dihadiri Bagian Kesra, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Bagian Umum, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Polsek dan Koramil Kraksaan, serta perwakilan Kecamatan Kraksaan, dan Lurah Sidomukti.

Rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Kraksaan bakal digelar Senin pagi, diawali dengan agenda ziarah makam Kiai Ronggo pukul 07.30. “Utamanya untuk yang ziarah ke makam Kyai Ronggo di Kelurahan Sidomukti, hari Senin itu leading sector-nya bagian Kesra, dengan melibatkan Forkopimda, tokoh agama, kepala OPD, camat dan lurah,” terang Camat Kraksaan Puja Kurniawan, Jumat (2/12/2026).

Usai ziarah, rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Kraksaan bakal dilanjutkan dengan tasyakuran di pendapa Kecamatan Kraksaan. Untuk tasyakuran ini akan disiapkan beberapa UMKM Kota Kraksaan. Selanjutnya pemberian santunan kepada anak yatim dan duafa. Sekaligus juga ada pemotongan tumpeng.

Sementara, Pemerintah Kecamatan Kraksaan mengawali peringatan Hari Jadi Kota Kraksaan ke-16 dengan menyelenggarakan Khotmil Qur’an. Kegiatan ini diikuti oleh segenap karyawan dan karyawati Kecamatan Kraksaan dan lima hafidz dari pondok pesantren yang ada di Kelurahan Patokan, Kota Kraksaan.

Camat Puja mengatakan, Kota Kraksaan yang telah berusia 16 tahun, diharapkan bisa lebih kompetitif dan bisa berdaya saing dengan wilayah yang tidak hanya kecamatan sekitar, tetapi dengan Kabupaten yang lain. “Lebih kompak, lebih sejahtera masyarakatnya, dan penerapan digitalisasi untuk mempermudah pelayanan, khususnya bagi masyarakat Kraksaan,” harapnya.

Menurut Puja, Kota Kraksaan masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR). Terutama berkaitan dengan pengelolaan dan penanganan sampah. Untuk itu, harus ada kerjasama dan kepedulian masyarakat. “Permasalahan sampah yang kerap terjadi di masyarakat Kota Kraksaan harus ada kepedulian, ada perubahan pola pikir. Sebab, kebersihanan itu sebagian dari iman,” katanya.

Selanjutnya, Camat Puja berharap masyarakat Kecamatan Kraksaan bisa membantu dan mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Probolinggo. “Baik itu program harmonisasi yang di desa, kecamatan, untuk menuju Kabupaten Probolinggo yang lebih sae,” katanya. (hla/why)


Share to