Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-08 18:35:45

Hasil Pertanian dan Peternakan Banyuwangi Surplus

KOMODITAS: Padi menjadi salah satu komoditas di Banyuwangi yang mengalami surplus pada tahun ini. Hal itu membuat Pemkab Banyuwangi mampu secara mandiri memenuhi ketersediaan beras daerahnya.

BANYUWANGI TADATODAYS.COM - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, memaparkan  bahwa komoditas hasil pertanian mengalami surplus. Alhasil, Pemkab Banyuwangi dapat memenuhi kebutuhan sendiri.

Komoditas hasil pertanian yang mengalami surplus yaitu padi, jagung, kedelai, dan tanaman hortikultura. Komoditas tersebut setiap tahunya mengalami peningkatan.

Plt Kadis Pertanian dan Pangan Banyuwangi, M Khoiri menjelaskan tingkat produksi pertanian hampir setiap tahun ada peningkatan. Artinya, komoditas pangan di Banyuwangi rata-rata surplus. “Tercatat, setiap bulan mengalami surplus sekitar 22 ribu ton dengan kebutuhan setiap bulannya sekitar 13 ribu ton,” ujarnya.

M Khoiri merinci produksi komiditas tersebut. Seperti, jagung yang mengalami surplus sekitar 12 ribu ton dengan kebutuhan per bulannya 5,7 ribu ton. Sedangkan kedelai mengalami surplus sebesar 245 ton dengan kebutuhan per bulan 1,3 ribu ton.

Selain sektor pertanian, hasil peternakan di Banyuwangi juga surplus. “Seperti daging dan telur," ujar Khoiri.

Untuk daging sapi mengalami surplus 26 ton dengan kebutuhan per bulan 181 ton. Daging ayam tersedia 706 ton dan mengalami surplus 90 ton, dari kebutuhan per bulan 615 ton.

Khoiri menambahkan, bahwa pihaknya sedang menyusun rancangan peraturan daerah (Raperda)  tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). Hal ini untuk melindungi sekaligus menambah hasil pertanian yang ada di Kabupaten Banyuwangi. (rl/don)