Hasil Rapid Tes Reaktif, Warga Desa Gunung Geni Pulang Paksa dari RS Wonolangan

Zainul Rifan
Monday, 29 Jun 2020 21:07 WIB

KETAKUTAN: Salah satu pasien RS Wonolangan Dringu pulang paksa setelah hasil rapid tesnya reaktif.
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 berupaya membujuk warga Desa Gunung Geni, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, warga berinisial AB tersebut pulang paksadari RS Wonolangan Dringu setelah rapid tesnya dinyatakan reaktif.
Sejauh ini, upaya tim belum berhasil. Pihak keluarga tak mengizinkan AB dibawa oleh tim. “Ada sedikit miskomunikasi. Memang butuh waktu, kita pelan-pelan,” tutur jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto, Senin (29/6/2020)
Pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan kades dan Muspika setempat. Karena kondisi yang bersangkutan masih stabil, maka ia diperbolehkan untuk isolasi mandiri di rumah. Namun, Anang berharap yang bersangkutan dan pihak keluarga bisa diajak bekerjasama.

“Paling tidak sudah melakulan isolasi mandiri, apabila fasilitasnya memungkinkan sambil kita swab. Jika hasilnya positif maka langsung kita masukan ke rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Sabtu (27/6/2020) pagi AB memeriksakan diri ke RS Wonolangan dengan keluhan panas. Hasil rontgen-nya bagus dan tidak ada gambaran pneumoli. Meski begitu, pihak rumah sakit tetap melakukan rapid tes dan hasilnya reaktif.
Ketika tahu hasilnya reaktif, sore harinya yang bersangkutan pulang paksa dengan dibawa keluarganya. “Yang bersangkutan takut, akhirnya memaksakan diri untuk pulang ke rumahnya,” kata Anang. (zr/sp)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)