Lailiyah Rahmawati


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-30 22:34:02

Haul Gus Dur, Lakpesdam NU Kota Pasuruan Tampilkan Teatrikal “Sengkuni Milenial”

MEMBAWA PESAN: Lakpesdam NU menampilkan teatrikal “Sengkuni Milenial” saat haul Gus Dur di Gedung Serba Guna Uniwara Kota Pasuruan, Rabu (30/12/2020).

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Peringatan haul ke-11 KH. Abdurahman Wahid atau Gus Dur yang digelar di Kota Pasuruan, Rabu (30/12/2020) cukup unik. Lakpesdam NU setempat menggelar peringatan haul, salah satunya dengan menampilkan teaterikal dengan tema 'Sengkuni Milenial'.

Teater tersebut ditampilkan menyindir kegaduhan bangsa saat ini. Ada sosok penguasa yang berwatak licik, tamak, dan munafik dibalik tampilan bersahaja mengatasnamakan kepentingan rakyat.

Baca Juga : Rencana Dilantik Februari, Masa Jabatan Diperkirakan Sampai 2024

Pemeran teatrikal juga menunjukkan banyaknya pemimpin yang mengelabui masyarakat lewat janji-janji politiknya. Penampilan teater tersebut sukses mendapatkan atensi dari penonton yang hadir di Gedung Serba Guna Uniwara Kota Pasuruan.

Baca Juga : Banjir Rendam Rumah Warga di Kelurahan Pohjentrek, Pasuruan

Peringatan haul sendiri dihadiri berbagai elemen masyarakat seperti mahasiswa, badan otonom NU, Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Gusdurian.

Ketua PCNU Kota Pasuruan Nailur Rochman atau yang akrab disapa Gus Ama' mengatakan, perjuangan Gus Dur dalam konteks kebangsaan wajib untuk selalu dilestarikan. Di mana Gus Dur selalu mengedepankan kemanusiaan dalam penyelesaiak problematika bangsa.

"Haul ini untuk memaknai perjuangan pahlawan, bapak kemanusian KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur," ujarnya. Gus Ama' mengatakan, sebagai warga Indonesia harus bisa menjaga kerukunan beragama sebagaimana Gus Dur memberikan contoh.

Kesan dari Gus Dur adalah pemikiran tentang kemanusiaan itu sendiri. "Ternyata kalau kita punya cara pandang kemanusiaan, maka kita tidak punya musuh. Seperti Gus Dur," terangnya. (ly/sp)