Hujan Deras dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga Pasrepan Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon

Amal Taufik
Amal Taufik

Wednesday, 21 Jan 2026 10:28 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga Pasrepan Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon

PEMBERSIHAN: Warga saat melakukan pembersihan pohon tumbang di sekitar rumah korban.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Pasuruan. Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan dua rumah warga di Dusun Krajan, Desa Petung, Kecamatan Pasrepan, rusak parah setelah tertimpa pohon, Selasa (20/1/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.59 WIB. Saat itu, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Pasrepan selama beberapa waktu, disertai hembusan angin kencang yang membuat kondisi lingkungan menjadi rawan.

Akibat terpaan angin, sebuah pohon besar di sekitar permukiman warga tumbang dan menimpa dua rumah milik warga setempat. Kedua rumah yang terdampak masing-masing milik Tunarsih dan Misnati, dengan kerusakan cukup parah pada bagian bangunan yang tertimpa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pohon tumbang terjadi akibat kombinasi hujan deras dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut. “Hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa dua rumah warga di Dusun Krajan, Desa Petung,” ujar Sugeng.

Usai menerima laporan, BPBD Kabupaten Pasuruan langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Sejumlah pihak turut hadir di lokasi, di antaranya perangkat Desa Petung, Babinsa, serta ketua RT dan RW setempat.

Sugeng memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan bangunan cukup signifikan sehingga memerlukan penanganan lanjutan. “Korban jiwa nihil. Saat ini kami masih melakukan pendataan terhadap kerusakan rumah warga terdampak,” katanya.

BPBD Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Warga yang tinggal di sekitar pepohonan besar atau wilayah rawan diharapkan segera melapor jika menemukan potensi bahaya guna mencegah dampak yang lebih besar. (pik/why)


Share to