Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-06 14:48:43

Istri Melahirkan, Suami di Leces Malah Adu Pukul dengan Mertuanya

MASALAH KELUARGA: Saiful dan istrinya menunggu di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Leces, usai melaporkan Adi Saputra (atas). Sementara Adi dimintai keterangan oleh polisi atas kasus yang dilaporkan oleh mertuanya (bawah).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Entah apa yang dipikirkan seorang menantu bernama Adi Saputra, 27, warga Desa/Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Ia tega memukul mertua perempuan dan laki-lakinya lantaran merawat anaknya, Sofi, yang tinggal di Blok Raas, Desa Pondokwuluh, Kecamatan Leces. Ujungnya, sang mertua mempolisikan menantunya.

Kedua mertuanya adalah Saiful, 40, dan Sriyani, 42, Mereka memiliki anak perempuan bernama Sofiyatun Ningsih, 23,  yang diperistri oleh Adi Saputra.

Baca Juga : Dianiaya Ayahnya dan Diminta Ganti Biaya Hidup, Gadis Ini Akhirnya Lapor Polisi

Informasi yang dihimpun tadatodays.com, pemukulan itu terjadi lantaran kesalahpahaman antara menantu dan mertua, Minggu (6/7/2021). Saat itu, Sofiyatun tengah melahirkan anak kedua secara sesar di rumah sakit.

Baca Juga : Anggota DPRD Jember yang Menjadi Tersangka Penganiayaan Ketua RT, Resmi Ditahan

Sepulang dari rumah sakit itu, Sofiyatun dibawa oleh bapak-ibunya untuk dirawat di rumahnya di Desa Pondokwuluh. Sementara Sofiyatun yang mengeluh sakit karena jahitan di perutnya, akhirnya dibawa pulang oleh Adi ke rumahnya di Desa Leces. Selama mengandung anak keduanya itu, pasutri tersebut tinggal di Desa Leces.

Akan tetapi, ibu Sofiyatun yaitu Sriyani, tidak terima jika anaknya kembali ke rumah Adi. Seketika, adu mulut hingga adu pukul menggunakan bambu terjadi antara mertua dan menantu.

Pasca peristiwa itu, ayah Sofiyatun yaitu Saiful, melapor ke Polsek Leces, Selasa (6/7/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

Kepada tadatodays.com, Saiful menyebut bahwa Adi memukul ia dan istrinya menggunakan bambu. "Tidak diketahui berapa kali pukulan," ujar Saiful.

Ia juga menyampaikan, bahwa menantunya itu kerap bertindak kasar terhadap Sofiyatun. Karenanya, ia meminta anaknya agar bercerai dengan Adi.

Sementara dari keterangan Adi, mertuanya memegang tangannya agar tidak membawa pulang istrinya. Ia menyebut, bahwa tindakannya itu sebagai wujud itikad baiknya. "Sampai tiga kali meminta agar melepas tangannya," kata Adi.

Karena tangannya tak kunjung dilepas, Adi pun memukul tangan Sriyani dengan bambu. Nah, karena mengetahui Sriyani dipukul, Saiful pun langsung mengambil bambu dan memukul Adi.

Saling pukul menggunakan bambu antara Adi dan Saiful pun terjadi. Sampai-sampai, darah dari kepala Saiful mengucur.

Saiful lalu mengusir Adi. Karena suaminya pergi, Sofiyatun pun memilih mengikuti sang suami. "Saya pergi ke jalan raya dan dikejar," kata Adi.

Di akhir pembicaraan dengan tadatodays.com, Adi mengaku menyesal atas insiden tersebut.  "Saya menyesal," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Leces AKP Ahmad Gandi menuturkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan mediasi kasus antar keluarga ini.

Selanjutnya, ia akan  berupaya menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan."Itu lebih baik," katanya. (ang/don)