Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-06-11 19:02:37

Jadi Tempat Mesum, Terminal Pariwisata Terpadu Banyuwangi Jadi Sorotan DPRD

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - DPRD Kabupaten Banyuwangi menyoroti pengelolaan Terminal Pariwisata Terpadu. Terutama setelah viral video pasangan muda bercumbu di salah satu sudut terminal tersebut. Selanjutnya, DPRD minta agar eksekutif meningkatkan pengawasan terminal. 

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi M. Ali Mahrus mengaku prihatin. Ia meminta eksekutif atau pemerintah untuk tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut. "Setidaknya pemerintah dalam hal ini eksekutif agar lebih fokus untuk mengawasi. Agar fasilitas tersebut tidak disalahgunakan, apalagi berbuat mesum," ungkapnya, Sabtu (11/6/2022).

Baca Juga : Satpol PP Banyuwangi Tingkatkan Patroli di Terminal Pariwisata Terpadu

Mahrus meminta agar eksekutif menugaskan Satpol PP terus berjaga dan melakukan pengawasan secara intens. Sebab, perbuatan tak senonoh yang dilakukan pasangan remaja itu sudah melanggar Perda tentang Ketertiban Umum.

Baca Juga : Viral Video Pasangan Muda Bercumbu di Terminal Terpadu Banyuwangi

"Orang yang melakukan perbuatan tak senonoh itu telah melanggar ketertiban umum. Maka, segera ditindak tegas dan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar video sepasang muda bercumbu mesra di Terminal Pariwisata Terpadu yang notabene merupakan pusat oleh - oleh segala jenis produk UMKM Banyuwangi. 

Gedung yang dibangun sejak 2015 itu telah terisi pedagang sejak awal 2022 dengan mengusung One Stop Service. Tujuannya untuk menumbuh-kembangkan sektor pariwisata Banyuwangi. Tetapi video mesum itu justru mencoreng wajah Terminal Pariwisata Terpadu. 

Terlebih, menurut keterangan para pedagang, kerap terlihat para pasangan remaja memadu kasih di gedung atas yang kosong karena area terminal belum terisi sepenuhnya.

Wakil Ketua DPRD M. Ali Mahrus tidak ingin keberadaan Terminal Pariwisata Terpadu yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi serta termasuk pelaku umkm harus ternodai dengan hal tidak baik.

"Jangan sampai tujuan baik ternodai dengan hal yang tidak baik, disebabkan karena lengahnya pengawasan dari pemerintah. Hal itu perlu segera diatasi dan lebih meningkatkan pengawasan," kata Mahrus.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi M. Yanuarto Bramuda mengatakan kalau sebenarnya sudah ada penjaga yang mengawasi Terminal Pariwisata Terpadu.  "Ya kalau di Terminal Pariwisata Terpadu sudah ada penjaganya. Ya, namanya manusia, cari lengahnya," ujarnya.

Bramuda sendiri mengaku baru mengetahui video mesum di Terminal Pariwisata Terpadu. Lalu menurutnya, langkah penindakan menjadi kewenangan Satpol PP.  "Untuk penindakan lebih tepatnya ke Satpol PP," katanya.

Sedangkan Kepala Satpol PP Banyuwangi Wawan Yatmadi belum berhasil dikonfirmasi tadatodays.com sampai Sabtu petang. (rl/why)