Untung Apriliyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-15 18:45:54

Jadi Zona Merah Covid-19, Bupati Banyuwangi Jalan Kaki Bagikan Masker

SOSIALISASI: Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambangi pasar setempat untuk membagikan masker sembari mengkampanyekan protokol kesehatan.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Jumlah pasien positif covid-19 di Banyuwangi makin bertambah. Data terakhir per 14 September 2020, jumlah pasien mencapai 1.031. Karena itu Selasa (15/9/2020), Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas turun ke jalan membagikan masker pada warga yang belum memakai masker.

Dari pantauan tadatodays.com, Bupati Anas yang didampingi sejumlah pegawai pemkab, menyusuri jalanan Pasar Banyuwangi. Selain membagikan masker, Anas juga mengkampanyekan protokol kesehatan.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Haul KH. Abdul Hamid Pasuruan Digelar Terbatas

 “Sejak kemarin kami sudah sosialisasi ke desa-desa terkait penggunaan masker. Dan hari ini saya langsung turun ke pasar. Karena pasar adalah tempat berkerumunan orang, maka rentan penyebaran covid-19,” katanya.

Baca Juga : 7 Provokator Pengusiran Petugas Medis di Gunggungan Lor Pakuniran Akui Kesalahan

Anas menilai, tingkat kepedulian masyarakat sejauh ini masih tinggi. Terlihat, selama menusuri jalanan pasar, hanya beberapa warga yang tidak mengenakan masker. Pihaknya juga mendapati warga yang memakai masker gtak layak.

“Karena itu, kami berikan masker pengganti,” katanya. Pemkab menurut Anas telah menyiapkan 250 ribu masker untuk dibagikan pada masyarakat. Sebelumnya, pemkab juga telah mencetak satu juta masker. Belum lagi sumbangan sejumlah perusahaan.

Soal sanksi pada masyarakat yang tidak menggunakan masker, bupati Banyuwangi dua periode ini mengatakan jika denda bukan solusi terbaik untuk menyadarkan masyarakat.

“Kemarin kami sudah melakukan operasi yustisi, yang juga memberikan pesan ajakan kepada masyarakat untuk memakai masker. Tentu, denda bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah. Tetap kita harus getol sosialisasi pada masyarakat untuk menerapkan protokoler Kesehatan,” pungkasnya. (ua/sp)