Tadatodays


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-07 09:02:12

Jadilah Jurnalis yang Patuh Kode Etik; Pesan Kepala SMAN 4 dalam Diklat Jurnalistik Dasar

PEMBUKAAN: Kepala SMAN 4 Kota Probolinggo Hakam Bashori menyampaikan sambutan sekaligus membuka diklat jurnalistik dasar bersama Tadatodays.com, Selasa (7/12/21). Diklat ini dilangsungkan selama dua hari di aula SMAN 4 Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Diklat jurnalistik dasar gelaran Tadatodays.com dalam rangka persiapan Junior Journalist Competition (JJC) 2021 kembali bergulir. Kali ini giliran para pelajar SMAN 4 Kota Probolinggo yang belajar jurnalistik dasar bersama redaksi Tadatodays.com.

Diklat jurnalistik dasar di SMAN 4 Kota Probolinggo berlangsung dua hari, yaitu Selasa dan Rabu (7-8/12/21). Hari pertama diklat pada Selasa pukul 08.00 dibuka langsung oleh Kepala SMAN 4 Kota Probolinggo Hakam Bashori.

Baca Juga : Jadilah Jurnalis yang Patuh Kode Etik: Pesan Kepala SMAN 4 pada Diklat Jurnalistik Dasar

Diklat jurnalistik ini dilangsungkan di aula SMAN 4 (Smapa). Acara pembukaan diklat juga dihadiri Direktur Multimedia Tadatodays.com Imam Wahyudi, Pemred Tadatodays.com Rhoma Dona beserta jajaran redaksi, sejumlah guru dan para pelajar SMAN 4 Kota Probolinggo peserta diklat.

Baca Juga : Meriah dengan Lomba Yel Yel, Tambah Ilmu Jurnalistik-Fotografi

Dalam sambutan pembukaan, Hakam Bashori menyampaikan pesan penting kepada para siswa-siswinya agar serius mengikuti diklat selama dua hari. Meskipun waktu dua hari masih kurang, tetapi menurutnya ilmu jurnalistik yang dipelajari bisa jadi bekal awal.

“Nanti bisa dikembangkan lagi melalui pembinaan bapak dan ibu guru,” kata Hakam di hadapan 25 pelajar SMAN 4 yang menjadi peserta diklat.  Mereka merupakan siswa kelas 10 dan 11 yang tergabung dalam organisasi dan ekstrakurikuler di Smapa. Di antaranya perwakilan dari OSIS, Agent of Change Anti-Perundungan dan Akar’s (Ajang Kreativitas Arek-arek Smapa) yang merupakan ekstrakurikuler jurnalistik di SMAN 4 Kota Probolinggo.

Dalam kesempatan itu, Hakam Bashori juga berpesan agar para peserta diklat nantinya juga menjadi sosok jurnalis yang baik. Prinsip yang paling utama menurut Hakam ialah jurnalis harus mematuhi kode etik. “Kalau jurnalis mengikuti kode etik, insha Allah semuanya akan baik,” ujarnya.

Hakam menyatakan, saat ini orang bisa begitu mudah menyebarkan informasi melalui berbagai media sosial. Nah, bila sudah mengerti jurnalistik, menurut Hakam siapapun bisa lebih selektif menerima informasi. “Jangan mudah ikut menyebar informasi yang belum tentu benar. Saring dulu sebelum sharing,” katanya.

Sebagai penutup, Hakam menyampaikan bahwa jurnalistik memegang peranan penting. Jurnalistik bisa menjadi jembatan bagi suatu lembaga untuk bisa dikenal oleh sekolah lain, masyarakat Probolinggo maupun masyarakat luar kota.

Selesai pembukaan, diklat jurnalistik langsung masuk ke paparan materi. Di hari pertama, para peserta diklat mendapat materi Menulis Berita Straight News dan Menulis Features. Tidak hanya menerima materi, para peserta juga diajak praktik menulis langsung dan dievaluasi. (ata/sal/yua/ian/why)