Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-31 19:10:21

Janda Meninggal di Rumah Temannya, Diduga Overdosis Miras

OVERDOSIS: Petugas Polsek Lumbang dan Puskesmas Lumbang memeriksa kondisi Sri Suryani yang meninggal di salah satu kamar rumah temannya di Desa Branggah, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Rabu (30/3/2022) malam. Dari hasil pemeriksaan, perempuan berstatus janda itu meninggal akibat overdosis minuman keras. (foto: Polsek Lumbang)

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Seorang janda bernama Sri Suryani, 35, warga Dusun Krajan Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo ditemukan meninggal di rumah temannya di Desa Branggah, Kecamatan Lumbang, Rabu (30/3/2022) sekira pukul 22.30 WIB. Setelah diperiksa petugas Puskesmas Lumbang, Suryani diketahui meninggal akibat overdosis minuman keras.

Kapolsek Lumbang, AKP Sono mengatakan perempuan tersebut meninggal dunia akibat overdosis. Sono menyatakan bahwa tidak ada tanda kekerasan pada tubuh Sri Suryani.

Baca Juga : Hanya dalam Sebulan Putus 202 Kasus Perceraian

Diketahui, rumah di Desa Branggah itu merupakan kediaman Wawan, 25, teman Suryani. Perempuan tersebut mampir dan istirahat di rumah Wawan karena kelalahan. Saat tiba di rumah Wawan, tidak ada satupun orang di rumah tersebut. Wawan sendiri diketahui sedang keluar.

Baca Juga : Pertanyakan Kasus Pria Ajak Minum Miras, Warga Demo Polresta Banyuwangi

Tak lama kemudian, Wawan datang dan melihat Suryani sudah tergeletak. "Pemilik rumah membangunkan korban, namun korban tak merespons," ujarnya.

Karena tak merespons itulah, Wawan kemudian memanggil kerabat Suryani untuk membangunkan Suryani. Tetapi, korban tetap tertidur. Wawan dan kerabat Suryani kemudian melapor ke kepala desa setempat, yang diteruskan ke Polsek Lumbang.

Dari laporan itu, petugas Polsek Lumbang bersama petugas Puskesmas Lumbang mendatangi lokasi dan memeriksa kondisi Suryani. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ada tanda kekerasan pada tubuh perempuan bertato itu. Petugas hanya mencium aroma kuat miras dari mulut Suryani. Dari hasil pemeriksaan itulah, petugas menduga Suryani meninggal karena overdosis alkohol.

Sono mengatakan jika pihaknya telah melakukan olah TKP, tapi tidak dilakukan autopsi. "Keluarga korban menolak untuk diautopsi dan selanjutnya menulis surat pernyataan (penolakan autopsi), karena akan segera dimakamkan," kata mantan Kapolsek Sumber ini. (ang/don)