Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-16 14:35:59

Janda Tewas Diduga Dibunuh Orang Terdekat

PENYELIDIKAN: Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Rizki Santoso, saat berada di rumah korban pada Jumat (16/4) dini hari.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polres Probolinggo sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), di lokasi tewasnya seorang janda dua anak di Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Dalam olah TKP tersebut, korban diduga dibunuh dan pelakunya diduga berasal dari orang terdekat korban.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Rizki Santoso, menyampaikan dugaan kalau matinya korban akibat pembunuhan. Itu, muncul karena pada tubuh korban ditemukan bekas cekikan di leher, lebam pada wajah, dan luka memar di bagian bibir.

Baca Juga : Setubuhi Gadis 15 Tahun secara Bergilir, Dua Pelaku Diamankan-Dua DPO

Sedangkan dugaan kalau pelakunya adalah orang terdekat korban, karena saat JH ditemukan meninggal di luar rumah korban banyak kerabatnya. Mulai dari keponakan korban, tetangga, dan anak korban.

Baca Juga : Ditinggal Istrinya jadi TKW selama 30 Tahun, Pria di Banyuwangi Gantung Diri

Selain itu, sebelum ditemukan meninggal korban tidak sendirian, melainkan juga ada orangtuanya yang tidur di kamar yang berbeda. Meski begitu, Rizki mengaku tetap masih mendalami kasus tersebut. “Guna mengetahui kebenarannya,” katanya, Jumat (16/4) siang.

Tak hanya keberadaan rumah yang ramai, kondisi rumah korban pun juga tidak ada yang dirusak. Seperti, semua pintu dan semua jendela yang ada di rumah JH tak satupun yang mengalami kerusakan.

Untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan itu, pihak kepolisian sudah memeriksa dua orang saksi dan akan memeriksa saksi lainnya. Polisi juga sudah mengumpulkan beberapa barang bukti, di antaranya seprei di kamar korban yang ada bekas darah, serta anting korban yang lepas. "Kemungkinan ada perlawanan," katanya.

Saat ini, jenazah JH masih berada di RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk dilakukan autopsi. Rizki menuturkan, kalau dokter ahli forensiknya bisa datang ke Probolinggo maka akan dilakukan pemeriksaan di RSUD setempat.

Tetapi jika dokter yang bersangkutan berhalangan hadir, maka pihaknya berencana akan membawa jenazah korban ke kedokteran forensik yang ada di Surabaya. "Kalau dokter tetap dari kepolisian," ujar perwira asal Surabaya ini.

Seperti yang diberitakan tadatodays.com sebelumnya, JH, 49, warga Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo ditemukan tak bernyawa di dalam kamarnya dengan ditemukan luka di bagian leher, lebam di wajahnya, Kamis (15/4) sekira pukul 23.00 WIB. (zr/don)