Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-04 14:56:59

Jelang Penetapan Bacakades, 16 Desa Berpotensi Kisruh

WARNING: Wakil ketua panitia pilkades serentak Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, telah memetakan potensi kericuhan saat tahapan penetapan calon kepala desa.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten Probolinggo mewaspadai adanya potensi kisruh saat pengumuman penetapan Calon Kepala Desa (cakades), yang akan berlangsung pada 18 Maret 2021 mendatang. Terutama, desa dengan jumlah bakal cakades (bacakades) yang jumlahnya lebih dari lima orang.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, mengatakan, indikasi kekisruhan itu terjadi di desa yang bacakadesnya lebih dari lima orang.

Baca Juga : 45 Bacakades Tak Lolos, Tahapan Penetapan Dijaga Ketat

Diketahui, jumlah pendaftar yang lebih dari lima orang bakal disaring kembali, dan hanya akan diambil maksimal lima pendaftar. Kondisi itu, menurut Ugas, berpotensi munculnya sikap tidak terima dari pendukung bacakades yang tidak lolos. "Kalau yang calonnya 4 atau 3, itu gak begitu (kisruh,Red)," katanya, Kamis (4/3/2021).

Baca Juga : Sebelum Penetapan, Lima Desa Ini Gelar Tes Tulis Bacakades

Sebelumnya, terdapat 16 desa yang jumlah bacakadesnya lebih dari lima orang. Di antaranya, Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, dengan 10 orang pendaftar. Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris, dan Desa Tambelang, Kecamatan Krucil, masing-masing bacakadesnya 9 orang.

Untuk mengantisipasi potensi kisruh saat penetapan cakades, setiap desa akan dijaga oleh 10 orang personel Polri, 5 personel TNI, 5 anggota Satpol PP, dan dua orang satgas covid-19. "Jadi pemantauannya akan dikhususkan," ujar pria yang juga wakil ketua panitia pilkades Kabupaten Probolinggo ini.

Jika nantinya benar-benar terjadi keributan, Ugas memastikan bahwa aparat tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum. (zr/don)