Jelang Setahun Kepemimpinan AMANAH, Infrastruktur Kota Probolinggo Bersolek Dilaunching

Amelia Subandi
Sunday, 11 Jan 2026 17:20 WIB

Wali kota bersama wakilnya potong pita sebagai simbolis pembukaan Alun-alun Kota Probolinggo.
Wali Kota: Mari Jaga Keindahan Alun-Alun
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Proyek pembangunan trotoar pematusan kawasan Alun-Alun Kota Probolinggo sudah rampung. Sabtu (10/1/2026) petang, Alun-Alun Kota Probolinggo dengan wajah barunya diresmikan Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin dan Wawali Ina Dwi Lestari. Revitalisasi alun-alun ini merupakan salah satu wujud program Kota Probolinggo Bersolek, khususnya di bidang infrastruktur.
Diwarnai rintik hujan petang itu, pasangan AMANAH yaitu Wali Kota Aminuddin dan Wawali Ina Dwi Lestari, didampingi Forkopimda dan para kepala perangkat daerah, secara resmi melaunching wajah baru Alun-Alun Kota Probolinggo. Jauh sebelum dilaunching, masyarakat nampak antusias dengan wajah baru alun-alun yang lebih luas dan tertata. Terpantau masyarakat sudah banyak berolahraga atau pun sekadar berjalan-jalan di kawasan alun-alun. Tak sedikit yang mengabadikan momen saat beraktivitas disana.
.png)
Banyak tempat duduk untuk bersantai menikmati suasana kota. Dilengkapi lampu-lampu estetik dan bunga yang sedap dipandang. Kondisi ini pun diharapkan terus terjaga dengan kerjasama seluruh masyarakat. Karena ruang publik yang nyaman, bersih dan ikonik ini sudah dinanti masyarakat.
“Ini merupakan suatu kebahagiaan tentu bagi kita masyarakat Kota Probolinggo pada sore hari ini kita bisa melaunching dan meresmikan beberapa proyek yang dalam rangka untuk memperindah, dan untuk membuat suatu kebanggaan bagi masyarakat Kota Probolinggo. Alhamdulillah ini akan membuat suasana atau penampilan Kota Probolinggo menjadi lebih cantik,” kata Wali Kota Aminuddin.
Wali Kota Aminuddin mengatakan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo tidak bisa secara mandiri menjaga alun-alun. Butuh peran serta masyarakat dalam turut serta memelihara dan menjaga. Selain itu, Wali Kota juga memastikan bahwa wajah alun-alun Kota Probolinggo, bebas dari pedagang kaki lima (PKL).
.png)
Alun-alun Kota Probolinggo tampak dari atas pasca renovasi.
“Saya menghimbau supaya seluruh masyarakat Kota Probolinggo untuk bisa bersama-sama dalam menjaga keindahan dan kerapian (alun-alun, red), serta suasana yang terus makin hari nantinya akan kita percantik lagi. Ini kan pohon-pohonya sebagian masih mulai tumbuh, jadi jangan sampai rusak,” kata Wali Kota.
Harapan yang sama juga di ungkapkan oleh Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari. Saat turut mendampingi, peresmian, pesan menjaga dan merawat keindahan Alun-Alun Kota Probolinggo, juga diungkapkan Wawali. Bahkan tidak hanya untuk masyarakat Kota Probolinggo saja, masyarakat dari luar yang berkunjung juga diharapkan turut menjaga wajah Alun-Alun Kota Probolinggo.
“Tidak hanya untuk warga Kota Probolinggo saja. Tapi menyeluruh, warga luar pun semoga juga turut menikmati suasana yang cantik dari Alun-alun. Dan tentunya bisa mempererat satu dengan yang lain. Semoga siapapun yang datang menikmati Alun-alun ikut menjaga dan melestarikan Alun-alun,” katanya

.png)
Wali kota probolinggo bersama Forkopimda Mengabadikan momen bersama pasca peresmian Alun-alun Kota Probolinggo.
Selain Alun-alun, sore itu beberapa proyek infrastruktur ikut diresmikan. Seperti Preservasi Jalan di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Panglima Sudirman, pintu masuk Pasar Baru di Jalan Panglima Sudirman, Sentra Wisata Kuliner (SWK) GOR. A Yani (sisi selatan dan pusat oleh-oleh Dekranasda.
Senada dengan itu, Ketua Dekranasda Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin berterima kasih dan mengapresiasi kinerja pemkot serta seluruh pihak terkait untuk terus melakukan peningkatan-peningkatan kemajuan daerah.
Dekranasda, sebagai wadah UMKM di Kota Probolinggo menghimpun semua kurasi produk yang menjadi potensi daerah yang memilik ciri khas budaya. “Itu akan kami kumpulkan di Dekranasda. Sejalan dengan rencana Bapak Wali Kota Aminuddin, Bu Wawali Ina, adanya commuter line akan menjadi pusat keramaian baru. Maka kami memindahkan pintu haluan dengan menghadap ke jalan raya, sehingga untuk memudahkan wisatawan yang berkunjung dan membeli cinderamata maupun pusat oleh-oleh khas Kota Probolinggo mudah didapatkan,” ungkapnya.
.png)
Wali kota bersama istri tinjau dekranasda kota Probolinggo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Setyorini Sayekti menambahkan, penataan dan pemanfaatan kawasan alun-alun akan terus dilakukan kooordinasi dan evaluasi bersama dengan instansi terkait.
“Belajar dari kawasan alun-alun daerah lain, alun-alun bukan dimanfaatkan untuk PKL. Apalagi, alun-alun baru saja direvitalisasi. Kondisinya sekarang jauh lebih elok, cantik. Kami dari PUPR sudah melakukan revitalisasi,” katanya.
Selanjutnya, tambah Setyorini, pemanfaatan dan penataan alun-alun juga akan melibatkan perangkat daerah terkait. “Satpol PP melakukan penertiban, DKUP pembinaan kepada para PKL, DLH juga akan berkontribusi terhadap tanaman-tamannya. Semoga ke depan masyarakat bisa menikmati alun-alun dengan nyaman, dan turut serta menjaga,” jelasnya.
Masa pemeliharaan alun-alun pun masih tanggung jawab pihak ketiga sampai setahun ke depan. Dengan keberadaan Alun-Alun Kota Probolinggo yang representatif, diharapkan memberikan kesan yang positif bagi wisatawan maupun masyarakat yang berkunjung sehingga dapat menjadi simpul aktivitas pariwisata yang inklusif bagi masyarakat luas. (*/mel/why)


Share to
 (lp).jpg)