Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-06-05 21:21:50

Johanny Defay - Jack Robinson Juarai WSL G-Land Banyuwangi

JUARA: Johanny Defay yang berhasil menjadi juara kategori Roxy Women, WSL Championship Tour 2022 di G-Land Banyuwangi. Sedangkan Jack Robinson keluar sebagai juara kategori Quicksilver.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Word Surf League (WSL) Championship Tour 2022 di G-Land, Banyuwangi, berakhir. Peselancar asal Prancis Johanny Defay berhasil menjadi juara  kategori Roxy Women's. Sedangkan peselancar Australia Jack Robinson memastikan diri sebagai juara kategori Quicksilver.

Di babak final Sabtu (4/6/2022), Johanny Defay harus berhadapan dengan peselancar asal Hawai Carissa Moore. Defay berhasil mendapat 14.00 poin. Sedangkan Carissa mendapat  13.33 poin.

Baca Juga : Rio Waida Terhenti di 16 Besar WSL G-Land Banyuwangi

Dengan selisih poin yang didapatkan, maka Defay berhak atas gelar juara WSL 2022 yang dihelat di Pantai Plengkung (G- Land) Banyuwangi. Kemenangan atas Carissa merupakan kemenangan keempat Defay sejak mereka di pertemukan di ajang WSL tersebut.

Baca Juga : Rio Waida, Jagoan Indonesia di Ajang WSL G-Land

Defay mengaku bahagia atas kemenanganya, sekaligus mengakui keindahan ombak di G-Land.  "Saya tidak tahu kapan bisa kembali lagi ke G-Land ini dan merasakan sensasi ombak seperti ini. Orang-orang disini dan segala sesuatu di sini (Banyuwangi) sangat nyaman dan membuat semua orang bahagia tentunya. Mungkin hari ini spesial bagi saya, terimakasih semuanya," kata Defay. 

Di kategori Quicksilver, peselancar asal Australia Jack Robinson berhasil menahbiskan diri sebagai juara setelah menundukan perlawanan sang juara dunia surfing asal Brazil Filipe Toledo.

Pada babak final Sabtu (4/6/2022), rata - rata ketinggian ombak yang mencapai 4 sampai 6 meter. Para peselancar seakan menikmati ajang tersebut dengan gulungan ombak G-Land yang memukau.

Pertandingan final yang mempertemukan Robinson dan Toledo menjadi megnet tersendiri bagi pecinta surfing di seluruh dunia. Pasalnya Toledo yang dikira akan menjadi juara harus pupus di tangan Robinson.

Toledo mendapat nilai 13.16 dari 3 kali percobaan. Sedangkan Robinson meraih nilai 13.50 dengan 5 kali percobaan yang dilakukan melalui 8 ombak yang sudah terbentuk. Robinson mendapat nilai cukup tinggi di percobaan 3 dan 5, sehingga dia berhak mendapatkan gelar juara.

Robinson mengaku tidak mengira bisa merebut juara.  "Ekspektasi saya tidak sejauh ini. Saya hanya berupaya untuk fokus. Kemudian saya mendapat ombak yang cukup bagus," katanya. (rl/why)