Andika Apriyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-08 13:55:32

Jumlah Penumpang di Stasiun Banyuwangi Kota Menurun

BANGKU KOSONG: Setiap harinya selama PPKM Darurat, jumlah calon penumpang di Stasiun Banyuwangi Kota tak sebanyak dibanding sebelum kebijakan PPKM Darurat.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - PPKM Darurat berdampak pada menurunnya jumlah calon penumpang Kereta Api (KA) Daop 9 Jember di Banyuwangi. Dari data PT KAI, penurunan itu mencapai 20 persen perharinya.

Saat ini,  tercatat di Stasiun Banyuwangi Kota jumlah penumpang perharinya hanya 35 orang dari sebelumnya 80 sampai 100 penumpang selama pandemi covid -19.

Baca Juga : KA Pandanwangi dan KA Ranggajati sampai Tidak Beroperasi

Sementara jika ditotal calon penumpang KA di seluruh wilayah kerja Daop 9 yang mencakup wilayah Jember, Banyuwangi, Probolinggo dan Pasuruan perharinya hanya 325 penumpang. Jumlah itu menurun drastis dari sebelumnya rata-rata mencapai 3.000 penumpang.

Baca Juga : Membahayakan, 60 dari 80 Perlintasan KA di Banyuwangi Tanpa Palang Pintu

Kepala Stasiun Banyuwangi Kota, Yasi, Rabu (7/7/2021) menyampaikan, sebelum PPKM Darurat Daop 9 tidak membatasi calon penumpang yang akan berpergian ke luar daerah. “Hanya menyediakan 70 persen tiket,” katanya.

Selain ketersediaan tiket, stasiun juga mewajibkan setiap calon penumpang untuk menyertakan surat rapid antigen, ditambah sertifikat vaksin minimal tahap pertama. Hal itu berdasarkan peraturan dari Satgas Covid-19 No 14 Tahun 2021, dan peraturan Dirjen Perkeretaapian No 42 Tahun 2021.

Saat ini PT KAI Daop 9 hanya menjalankan 4 gerbong KA selama PPKM Darurat. KA tersebut di antaranya, KA Probowangi rute Banyuwangi-Surabaya dan sebaliknya, KA Sritanjung rute Banyuwangi-Jogjakarta dan sebaliknya, KA Wijayakusuma rute Banyuwangi-Cilacap dan sebaliknya, dan KA Tawangalun rute Banyuwangi-Malang dan sebaliknya. (dik/don)