Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-03 17:29:40

Kader Partai Demokrat Jember Siap Melawan Pengusik AHY

SOLID: Sekretaris DPC Partai Demokrat Jember, Agusta Jaka Purnama, menunjukkan surat pernyataan kesetiaan kader terhadap Agus Harimurti Ydhoyono (AHY).

JEMBER, TADATODAYS.COM - Partai Demokrat saat ini sedang diguncang isu kudeta posisi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat yang dijabat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), oleh pejabat di lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi). Atas kondisi di tingkat DPP itu, kader Partai Demokrat Kabupaten Jember menyatakan masih setia terhadap AHY dan siap melawan mereka yang mengusik AHY.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Jember, Agusta Jaka Purnama, mengatakan, bahwa pihaknya sudah membuat surat pernyataan kesetiaan terhadap AHY dan kebulatan tekad melawan mereka yang mengganggu posisi AHY sebagai ketua umum. “Kami akan melawan siapapun yang mengganggu," kata Agusta, saat ditemui sejumlah wartawan pada Rabu (03/2/2021).

Baca Juga : Demokrat Jember Tegaskan Tak Terlibat KLB

Agusta menyampaikan, ia telah menerima informasi dari Ketua DPC Partai Demokrat Jember, Zarkasi, yang saat ini tengah berada di Surabaya dalam rangka konsolidasi partai. Dalam konsolidasi itu, ia memastikan bahwa kader Partai Demokrat se Jawa Timur tetap solid mendukung AHY untuk tetap memimpin partai berlogo mercy tersebut.

Baca Juga : Pasca Ditinggal Wafat Wakil Wali Kota Soufis Subri, Ini Sikap Parpol Koalisi

Menurut dia, keberadaan Partai Demokrat yang sempat berkuasa selama satu dekade, tidak bisa dilepaskan dari sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ayah AHY, yang juga Presiden keenam RI itu.

AHY yang terpilih secara demokratis sebagai ketua umun Partai Demokrat pada Kongres ke-V bulan Maret 2020 lalu, kata Agusta, adalah orangtua bagi seluruh kader Demokrat.

Karena itu, ketika Zarkasi kembali ke Jember, pihaknya akan menggelar konsolidasi internal. “Kita keluarga, dan orangtua kita pak SBY dan mas AHY," katanya.

Agusta menambahkan, terkait isu pungutan oleh DPP Demokrat itu tidak benar. Menurutnya, itu hanya isu yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab. "Isu yang menerpa ini akan membuat internal solid," katanya. (as/don)