Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-08-10 12:30:42

Kalangan Disabilitas Divaksin oleh Polres Probolinggo

VAKSINASI: Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, memantau langsung pelaksanaan vaksinasi terhadap kalangan disabilitas di Mapolres Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polres Probolinggo menggelar vaksinasi khusus kalangan disabilitas, Selasa (10/8/2021), di mapolares. Total sebanyak 76 orang disabilitas yang divaksin.

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku arsya Khadafi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan guna memberikan antibodi kepada kalangan disabilitas. Sehingga mereka bisa lebih kuat untuk melindungi dirinya dari covid-19. Selain itu, vaksinasi itu dilakukan untuk menghindari adanya kabar tidak benar tentang efek samping vaksin.

Baca Juga : Tekan AKI-AKB, 76 Persen Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tongas Sudah Divaksin

Karena pada kenyataannya, menurut Arsya, vaksinasi sendiri sangatlah aman untuk digunakan sebagai penambah daya tahan tubuh manusia. Vakasinasi covid-19 itu juga sudah mendapat seritifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Vaksinasi aman dan halal," katanya saat memantau proses vaksinasi.

Baca Juga : Tekan AKI-AKB, 76 Persen Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Tongas Sudah Divaksin

Dari 76 orang disabilitas tersebut, ada dua orang yang tidak bisa disuntik vaksin karena saat discreening diketahui mengalami darah tinggi. Rencananya, keduanya akan dilakukan vaksinasi di kemudian hari.

Polres Probolingo sudah merencanakan vaksinasi khusus disabilitas secara serentak di masing-masing puskesmas di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Tak hanya melakukan vaksinasi, dalam kesempatan itu Polres Probolinggo juga memberikan bantuan beras kepada disabilitas. "Mereka juga salah satu unsur yang terdampak PPKM," ujar kapolres.

Sementara itu, Hasan Basri, 45, salah satu disabilitas asal Desa Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar, mengucapkan terima kasih atas kegiatan vaksinasi khusus disabilitas.  Ia mengaku terbantu dengan vaksin itu, sehingga bisa mencegah penyebaran covid-19.  ia juga mengaku tidak merasakan efek samping setelah divaksin. "Saya sudah vaksin kedua kalinya," kata Hasan. (zr/don)